Kapsul Crew Dragon SpaceX Mendarat di Bumi

CNN Indonesia | Sabtu, 09/03/2019 13:03 WIB
Kapsul Crew Dragon SpaceX Mendarat di Bumi Kapsul tanpa awak SpaceX, Crew Dragon, dilaporkan mendarat di bumi hari ini, Sabtu (9/3), setelah diluncurkan pada pekan lalu. (Courtesy NASA/Handout via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapsul tanpa awak SpaceX, Crew Dragon, dilaporkan mendarat di bumi hari ini, Sabtu (9/3), setelah diluncurkan pada pekan lalu.

Kapsul ini mendarat sekitar pukul 13:45 GMT atau 08:45 WIB pada Sabtu (9/3) di lepas pantai Florida, Amerika Serikat.

"Semuanya berjalan sempurna, tepat waktu seperti yang kami harapkan," kata direktur manajemen kru misi SpaceX, Benjamin Reed, sebagaimana dikutip Reuters.


Kapsul ini diluncurkan pada Sabtu (2/3) lalu dari landasan NASA di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida.
Crew Dragon kemudian dilepas dari International Space Station (ISS) pada Jumat (8/3) pukul 07:30 GMT atau 14:30 WIB setelah menjalankan misi selama enam hari.

Maksud penerbangan kapsul tanpa awak itu adalah untuk melihat performa Crew Dragon dalam meluncurkan awak ke luar angkasa.

Kapsul ini juga harus membuktikan bahwa sistem parasutnya dapat bertahan dari penjarahan melalui atmosfer Bumi dalam keadaan utuh, sekaligus menjaga kargo di dalamnya tetap aman.

Selama pendaratan, kapsul dipantau oleh NASA dan SpaceX yang mencermati kinerja parasut Crew Dragon. SpaceX Crew Dragon yang merupakan bagian dari program penting NASA, nantinya juga bertugas untuk mengangkut astronaut ke ISS.
NASA memberikan proyek kepada SpaceX dan Boeing untuk membangun kapsul dan roket guna mengirimkan astronaut ke orbit. Keduanya mendapatkan dana US$6,8 miliar untuk menjalankan misi tersebut.

Di dalam kapsul tersebut terdapat boneka yang didandani sebagai astronaut. Boneka yang dinamai Ripley ini dipasangi berbagai sensor untuk mengetahui kondisi apa saja yang mungkin menimpa astronaut ketika diterbangkan dengan kapsul Crew Dragon, seperti dilansir oleh The Verge.

AS terakhir kali mengirimkan astronaut ke ruang angkasa pada 2011, ketika mereka menghentikan operasi Space Shuttle yang telah beroperasi selama 30 tahun. (adp/has)