Seperti Wuling, DFSK Belum Mau Bicara Target Penjualan

ray, CNN Indonesia | Selasa, 12/03/2019 13:22 WIB
Seperti Wuling, DFSK Belum Mau Bicara Target Penjualan Pabrik DFSK di Depok, Jawa Barat yang diresmikan pada Senin (10/3). (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dongfeng Sokon atau DFSK Indonesia pada tahun lalu hanya mampu melego 1.222 unit dari dua model yang dijual, yaitu Glory 580 dan pikap. Pencapai penjualan DFSK di sepanjang 2018 dianggap belum memuaskan.

Hasil penjualan DFSK pada tahun lalu tidak sebaik Wuling Motor Indonesia, yang menorehkan angka hingga 17 ribuan unit.

Managing Director of Sales Center Sokonindo Automobile (DFSK) Franz Wang mengakui performa Wuling memang lebih baik dati DFSK. Namun fakta tersebut tidak menjadi masalah bagi DFSK, sebab pihaknya masih terus mendongkrak citra merek DFSK di mata konsumen dalam negeri.


"Kami tidak menekankan penjualan. Tapi yang kami tekankan adalah bagaimana bisa menghadirkan produk dan layanan purna jual yang baik," kata Wang saat ditemui di Depok, Jawa Barat, Senin (11/3).
Dijelaskan Wang, tahun lalu merupakan 'tahun riset' mengenai keinginan pasar Indonesia terhadap produk DFSK. Menorehkan hasil 1.222 unit dianggap sudah positif.

"Tapi berapa banyak orang yang mendapat kepuasan dari mobil itu. Efek dari kepuasan ini saya rasa membuahkan hasil, banyak yang membawa referensi untuk membeli Glory atau pikap kami," kata Wang.

Ia melanjutkan untuk tahun ini DFSK bakal mencoba lebih agresif setidaknya bisa meniagakan sebanyak 12 ribu unit kendaraan.

Strategi DFSK, dijelaskan Wang tetap bermuara kepada pengembangan jaringan penjualan di Tanah Air. Hingga kini 23 outlet DFSK telah beroperasi di Indonesia. Sementara 2019 DFSK telah memiliki target mendirikan 40 dealer lagi, jadi total 90 dealer pada akhir 2019.

DFSK Indonesia akan meluncurkan Glory 560, sedangkan pada semester II 2019 siap melansir varian baru Glory 580. Model dan varian baru itu disebut akan membantu DFSK menetapkan target penjualan.

"Kami akan ada dua produk lagi yang merupakan produk yang bisa dikatakan confiden untuk dijual di pasar Indonesia," tutup Wang. (ryh/mik)


BACA JUGA