Sindir Sandiaga Uno, Netizen Ributkan Lis Sugiarti

eks, CNN Indonesia | Minggu, 17/03/2019 22:19 WIB
Sindir Sandiaga Uno, Netizen Ributkan Lis Sugiarti Sandiaga Uno, Cawapres nomor urut 02 (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Netizen meributkan nama Bu Lis yang disebut-sebut Sandiaga Uno dalam debat ketiga cawapres jelang Pilpres 2019. Dalam debat, Sandiaga menyebut kalau Bu Lis dari Sragen biaya kesehatannya tidak dibayar oleh BPJS.

Nama Bu Lies pun jadi ramai dibicarakan netizen dan mencapai posisi topik terpopuler keenam.

Menanggapi ucapan ini, netizen pun ribut dan mempertanyakan siapa Bu Lis yang disebut-sebut oleh Sandi.




"Kita harus menemukan Ibu Lis ini," cuit @Strategicthink5.




Netizen mengomentari ucapan Sandi ini, sebab cawapres itu kerap menyebut nama-nama yang dianggap sebagai wong cilik yang pernah ia temui ketika ia berpidato.



Dalam debat sebelumnya, ia juga sempat menyebut nama Ananda Salsabila dari Makassar.



Beberapa netizen para penyuka K-Pop malah salah fokus dengan sebutan Bu Lis. Mereka malah melontarkan canda, dengan mengeposkan foto Lisa personel girlband Korea, BlackPink.



Kreativitas netizen tidak berhenti sampai disitu. Ada yang begitu 'niat' menanggapi sebutan Bu Lis hingga membuat akun untuk nama tersebut.

Akun Lies Sugiarti langsung muncul hari ini, dengan cuitan pertamanya pukul 20:45 WIB. Dalam profilnya, akun ini juga menyatakan tidak kenal dengan Sandiaga Uno.



"Mohon maaf jangan reply atau DM saya. saya tidak tertarik dengan netizen. saya dengar netizen itu miskin. hidup saya sudah susah. ga mau dibikin lebih susah. Ucapan Pak Sandiaga Uno yang menyebut nama saya saja sudah buat saya susah di Sragen," cuitnya.

Meski baru dibuat, namun akun ini langsung mendapat 305 pengikut. Cuitan yang baru 16 buah pun mendapat balasan komentar dan retweet yang cukup ramai dari netizen.

Keraguan netizen soal Bu Lis ternyata langsung terjawab oleh akun @Anggraini_4yu yang mengeposkan video perbincangan Sandiaga dengan Ibu Lis tersebut.



Debat Cawapres digelar Minggu (17/3) di Hotel Sultan, Jakarta. Debat akan mempertemukan kedua cawapres dengan tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial budaya. Jaringan Transmedia, CNN Indonesia TV, Trans TV, dan Trans 7 akan menyiarkan langsung debat ini.

[Gambas:Video CNN] (eks/eks)