Mitsubishi Belum Punya Pengganti Colt T120SS

fea, CNN Indonesia | Selasa, 19/03/2019 08:39 WIB
Mitsubishi Belum Punya Pengganti Colt T120SS Mitsubishi Colt T120SStelah dihentikan produksinya pada Januari 2019. (Foto: Mitsubishi)
Surabaya, CNN Indonesia -- Mitsubishi diprediksi bakal kekosongan kontribusi penjualan dari segmen pikap mini dalam jangka waktu lama. Pasalnya, hingga saat ini, belum ada kepastian ada pengganti Colt T120SS yang produksi lokalnya telah dihentikan pada Januari lalu.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncoro menjelaskan penghentian produksi T120SS di Indonesia lantaran kerja sama dengan Suzuki telah berakhir.

"Kerja sama produksinya berakhir, kami, dua merek ini, mengakhiri T120SS," kata Irwan di Surabaya, Senin (18/3).


T120SS bersama kembarannya, Carry, merupakan hasil kolaborasi Mitsubishi dengan Suzuki di Jepang. Walau demikian, di Indonesia produksinya dilakukan di tempat berbeda.
T120SS dilahirkan di pabrik Krama Yudha Ratu Motor di Pulo Gadung milik Mitsubishi sedangkan Carry diproduksi di pabrik Suzuki Indomobil Motor (SIM) di Tambun II.

Irwan menyebut penjualan T1200SS sudah selesai pada Februari. Sementara itu Suzuki di Indonesia memutuskan terus melanjutkan produksi dan penjualannya.

"T120SS sudah tidak ada dalam line up Mitsubishi tapi kebutuhannya kita cover ke L300," ucap Irwan.

Irwan menyadari pikap mini di Indonesia punya potensi sebab dikatakan produk ini punya pasar cukup besar dan masih dicari pengusaha buat modal bisnis. Meski begitu dia menjelaskan, pada lain sisi sekarang ini ada transisi minat dari pikap mini ke kecil yang diisi Mitsubishi L300.

"Sebetulnya ada juga transisi segmen mini ke small. Biasanya memang pengusaha beli pikap bekas awalnya, tapi nanti begitu sukses banyak di antara mereka setelah mengkalkulasi butuh pikap lebih besar karena dinilai dari kapasitas dan operasional," papar Irwan.

Dalam periode jangka pendek dan jangka panjang, Irwan menyebut belum ada keputusan dari prinsipal soal pengembangan produk pengganti T120SS.

"Kami belum berencana menghadirkan produk pengganti tapi kalau bicara ke depan prinsipal kami akan melihat kebutuhan pasar dan dan R&D terus berjalan," ujar Irwan. (fea/mik)