CEO SpaceX, Elon Musk, mengunggah video ketika perusahaan itu melakukan percobaan lapisan panas dari pesawat penjelajah bintang Starship. Dalam video tersebut, SpaceX berhasil menguji ketahanan panas dari komponen yang akan menjadi badan pesawat tersebut dengan pemanasan dilakukan dengan suhu lebih dari 1.000 derajat Celcius.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengatakan bahwa pelindung panas tersebut akan dipasang di moncong pesawat, yang akan menghadap ke depan saat akan meninggalkan, maupun memasuki atmosfir planet lain. "Dengan tidak dibutuhkannya pelindung di sisi pesawat," lanjutnya.
"Sistem transpiration cooling akan ditambahkan tiap kali kami melihat ada erosi di lapisan perisai pesawat. Starship harus dapat terbang kembali secepatnya setelah mendarat, tanpa memerlukan perbaikan apapun," tulis Elon lagi, seperti dikutip Engadget.
Percobaan perisai panas yang dinyatakan sukses, menandakan semakin dekatnya ambisi Elon untuk membawa manusia ke Mars, ia perkirakan hal ini akan dapat terwujud pada tahun 2024.
Namun sebelum itu, SpaceX memiliki tugas kecil untuk mengantar miliuner dari Jepang: Yusaku Maezawa untuk terbang mengitari Bulan, dan kembali ke Bumi dalam perjalanan 5 hari yang direncanakan dilangsungkan pada tahun 2023
Lihat juga:Kapsul Crew Dragon SpaceX Mendarat di Bumi |
Pengetesan lompatan atau peluncuran akan dicoba dengan satu mesin Raptor terlebih dulu. Percobaan akan dilangsungkan di situs test milik SpaceX di dekat Pantai Boca Chica, Texas, dengan jadwal test yang diperkirakan dilakukan dalam waktu dekat.
"Yang pertama adalah lompatan pendek dengan satu mesin. Kemudian penerbangan suborbital dengan tiga mesin," kata Musk. (lea/eks)