Bos Tokopedia Akui Sulit Cari SDM Lokal di Bidang Teknologi

CNN Indonesia | Selasa, 02/04/2019 04:49 WIB
Bos Tokopedia Akui Sulit Cari SDM Lokal di Bidang Teknologi CEO Tokopedia William Tanuwijaya. (Foto: dok. Tokopedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO dan pendiri Tokopedia William Tanuwijaya mengaku kesulitan mencari sumber daya manusia (SDM) lokal di Indonesia untuk bisnis teknologi. Salah satu bidang yang dimaksud yakni di ranah kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kendati demikian, William mengaku jika sudah menyadari hal tersebut namun pihaknya tidak boleh menyerah dengan keadaan.

"Kita sudah memiliki empat unicorn dari Indonesia. Empat unicorn ini lah menggandeng universitas untuk ikut menghasilkan SDM, jadi sifatnya harus kolaborasi," kata Wiliam usai peluncuran Tokopedia-UI AI Center of Excellence di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (28/3).


Tokopedia mengungkapkan demi menemukan tenaga kerja di ranah teknologi, pihaknya bakal menyisihkan sebagian investasi untuk pengembangan sumber daya manusia. Namun ia enggan mengungkap alokasi investasi yang disisihkan.

"Soal berapa investasi yang akan ditaruh, investasi selama ini Tokopedia per tahun masih mendapatkan pendanaan besar dan rencananya akan dibuat untuk mengembangkan SDM," jelasnya.

Menyoal pendanaan, William mengatakan tahun 2018 Tokopedia telah mengambil pedanaan sebesar US$1,1 miliar atau sekitar Rp1,5 miliar untuk membangun infrastruktur, termausk pengembangan sumber daya manusia.

Untuk menyiapkan bibit di ranah teknologi, Tokopedia bekerja sama dengan Universitas Indonesia dalam membangun pusat pengembangan kecerdasan buatan. William menerangkan jika kemunculan pusat AI ini sebagai wadah untuk menghasilkan sumber daya manusia di bidang teknologi.

Pusat pengembangan AI pertama Indonesia sendiri ditempatkan di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia. Tokopedia-UI AI Center of Excellence menggunakan teknologi super-komputer deep learning NVIDIA DGX-1.

"UI hanya menjadi pondasi pertama, tentunya kita juga akan masuk ke daerah-daerah lain karenamisi Tokopedia itu pemerataan ekonomi secara digital. Talenta nya pun tidak hanya mereka yang berada di pulau Jawa dan di kota Jakarta," pungkasnya. (din/evn)