UJI PRODUK

Samsung Galaxy M20 Baterai Besar, Kamera Depan Agak 'Lebay'

Dini Nur Asih | CNN Indonesia
Selasa, 02 Apr 2019 17:40 WIB
Samsung Galaxy M20 Baterai Besar, Kamera Depan Agak 'Lebay'
Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika
Samsung membekali Galaxy M20 dengan prosesor Exynos 7904 octa-core dan RAM 3 GB. Berkat paduan ini, CNNIndonesia.com merasa tak ada kendala ketika harus menggunakan ponsel nonstop.

Penggunaan sistem operasi Android 8.1 Oreo dan antarmuka Samsung Experience 9.5 membuat ponsel kelas menengah ini memiliki cita rasa bak ponsel premium.

Sokongan baterai berkapasitas 5.000 mAh menjadi nilai tambah bagi ponsel berponi ini. Saat CNNIndonesia.com menjajal untuk menonton film secara streaming selama empat jam secara simultan, kodisi baterai yang sebelumnya masih 80 persen hanya berkurang lima persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sama halnya ketika Anda kehabisan kuota internet dan menjadikan Galaxy M20 sebagai 'sumber kehidupan'. CNNIndonesia.com menjadikan ponsel untuk memancarkan sinyal internet untuk perangkat lain.

Ketika indikator baterai menunjukkan angka 30 persen, CNNIndonesia.com mencoba peruntungan dengan mengandalkan ponsel untuk thetering selama 2,5 jam. Hasilnya, baterai ponsel masih tersisanya di kisaran 20-an persen.

[BELUM SELESAI] Samsung Galaxy M20Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick
Aspek baterai menjadi bagian favorit CNNIndonesia.com saat menggunakannya selama dua pekan terakhir. Meski hanya diisi satu kali, ponsel ini tidak perlu dicharge berkali-kali dalam sehari.

Untuk penggunaan normal (internet, gim online, streaming, dan media sosial), di pagi hari indikator baterai masih 100 persen dan masih tersisa 85 persen di penghujung hari.

Tidak demikian ketika digunakan untuk bermain gim online dalam waktu lama. Setelah bermain gim selama nyaris tiga jam, baterai mulai terasa panas dan licin di genggaman. Tentu hal ini mengurangi kenyamanan pengguna.

Kemunculan fitur fast charging USB-C juga menjadi nilai tambah untuk ponsel ini. Berbeda dengan ponsel lain yang dibekali fitur serupa dan harus menggunakan aksesoris kabel serta kepala colokan bawaan, tidak demikian dengan Galaxy M20.

CNNIndonesia.com mencoba mengisi baterai dengan kabel lain saat baterai tersisa 20 persen. Hanya butuh waktu kurang dari satu jam agar baterai ponsel mencapai indikator 95 persen.
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung akhirnya memboyong ponsel kelas menengah seri M pertamanya ke Indonesia pada 12 Februari lalu. Setelah menyambangi India, Galaxy M20 hadir lebih dulu di Indonesia dibandingkan 'saudara kandungnya' Galaxy M50 dan Galaxy M30.

Samsung akhirnya harus mengalah dengan selera pasar. Untuk pertama kalinya, ponsel kelas menengah ini mengusung layar 'berponi' laiknya Apple dan kompetitor pembuat ponsel Android lainnya.

Selain layar berponi, Samsung juga menghadirkan sejumlah pembaruan mulai dari cipset hingga baterai berkapasitas besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CNNIndonesia.com berkesempatan untuk menjajal Galaxy M20. Berikut ulasan mengenai Samsung Galaxy M20.

[BELUM SELESAI] Samsung Galaxy M20Slot USB-C dan audio 3,5mm. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)

Desain

Di tengah tren layar ponsel yang belakangan membosankan, Samsung justru menjadikan hal ini sebagai barang baru untuk ponsel besutannya. Di bagian depan Galaxy M20 dibekali layar infinity-V, poni kecil yang menyimpan sensor kamera dengan dimensi 6,3 inci, panel PLS TFT, dan resolusi FHD 2.340x1.080 piksel.

Di sisi kanan bodi ponsel terdapat tombol power dan tombol volume yang ditempatkan saling berjejer. Samsung membiarkan sisi kiri ponsel terlihat bersih dengan kemunculan 'laci' penyimpanan dua kartu SIM dan kartu memori eksternal.

Berpindah ke bagian bawah terdapat sebuah speaker yang bersebelahan dengan jack USB-C dan lubang audio 3,5mm. Di bagian belakang Samsung membuat kelir warna-warni glossy yang membuatnya mudah kotor dari jejak sidik jari.

[BELUM SELESAI] Samsung Galaxy M20Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika

Di bagian kanan atas belakang terdapat dua buah kamera dan sebuah lampu LED. Sedangkan di bagian sensor sidik jari berada di bagian tengah atas punggung ponsel, tepat berada di atas logo Samsung.

Samsung seakan tak menaruh perhatian ekstra bagi pengguna Galaxy M20. Absennya aksesoris tambahan berupa 'jaket' membuat pengguna harus pintar-pintar menjaga kebersihan bodi ponsel agar tak cepat terlihat kusam.

Performa dan baterai

Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika

Samsung membekali Galaxy M20 dengan prosesor Exynos 7904 octa-core dan RAM 3 GB. Berkat paduan ini, CNNIndonesia.com merasa tak ada kendala ketika harus menggunakan ponsel nonstop.

Penggunaan sistem operasi Android 8.1 Oreo dan antarmuka Samsung Experience 9.5 membuat ponsel kelas menengah ini memiliki cita rasa bak ponsel premium.

Sokongan baterai berkapasitas 5.000 mAh menjadi nilai tambah bagi ponsel berponi ini. Saat CNNIndonesia.com menjajal untuk menonton film secara streaming selama empat jam secara simultan, kodisi baterai yang sebelumnya masih 80 persen hanya berkurang lima persen.

Sama halnya ketika Anda kehabisan kuota internet dan menjadikan Galaxy M20 sebagai 'sumber kehidupan'. CNNIndonesia.com menjadikan ponsel untuk memancarkan sinyal internet untuk perangkat lain.

Ketika indikator baterai menunjukkan angka 30 persen, CNNIndonesia.com mencoba peruntungan dengan mengandalkan ponsel untuk thetering selama 2,5 jam. Hasilnya, baterai ponsel masih tersisanya di kisaran 20-an persen.

[BELUM SELESAI] Samsung Galaxy M20Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick
Aspek baterai menjadi bagian favorit CNNIndonesia.com saat menggunakannya selama dua pekan terakhir. Meski hanya diisi satu kali, ponsel ini tidak perlu dicharge berkali-kali dalam sehari.

Untuk penggunaan normal (internet, gim online, streaming, dan media sosial), di pagi hari indikator baterai masih 100 persen dan masih tersisa 85 persen di penghujung hari.

Tidak demikian ketika digunakan untuk bermain gim online dalam waktu lama. Setelah bermain gim selama nyaris tiga jam, baterai mulai terasa panas dan licin di genggaman. Tentu hal ini mengurangi kenyamanan pengguna.

Kemunculan fitur fast charging USB-C juga menjadi nilai tambah untuk ponsel ini. Berbeda dengan ponsel lain yang dibekali fitur serupa dan harus menggunakan aksesoris kabel serta kepala colokan bawaan, tidak demikian dengan Galaxy M20.

CNNIndonesia.com mencoba mengisi baterai dengan kabel lain saat baterai tersisa 20 persen. Hanya butuh waktu kurang dari satu jam agar baterai ponsel mencapai indikator 95 persen.

HALAMAN:
1 2 3 4