Beresheet dilaporkan melakukan manuver saat berada di titik terendah dengan jarak 500 kilometer dari permukaan Bulan. Sementara manuver terhitung sukses jika Beresheet mampu berada di jarak 500 kilometer hingga 10 ribu kilometer dengan Bulan.
"Manuver ini memungkinkan Beresheet tertangkap gravitasi Bulan dan mulai memutari orbitnya," ungkap rekanan proyek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, tim dari stasiun pemantau di bumi mengingatkan adanya potensi kegagalan. Jika hal itu terjadi maka Beresheet bisa terlontar keluar dari orbit Bulan dan Bumi kemudian berakhir memasuki orbit benda angkasa lain di tata surya.
Israel menargetkan bisa mencetak sejarah pada peluncuran Beresheet, pertama menjadi misi ke Bulan pertama negara tersebut dan kedua sebagai misi pertama yang sepenuhnya dibiayai oleh sektor privat.
Jika misi ini berhasil, maka Israel akan menjadi negara keempat setelah Amerika Serikat, Rusia, dan China yang melakukan misi pendaratan ke Bulan.
Melansir Channel News Asia, robot seukuran mesin cuci piring atau seberat 585 kg ini memboyong instrumen sains untuk mengukur medan magnet yang bisa mencari awal mula terbentuknya Bulan. (lea/evn)