Misi Israel ke Bulan Meluncur Bersama Satelit Telko Indonesia

CNN Indonesia | Jumat, 22/02/2019 12:24 WIB
Misi Israel ke Bulan Meluncur Bersama Satelit Telko Indonesia Ilustrasi peluncuran roket Falcon 9. (Foto: ANTARA FOTO/Saptono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Roket Falcon 9 milik SpaceX berhasil meluncur dari Florida dengan membawa pesawat ruang angkasa Israel. Selain misi milik Israel, roket yang sama juga ditumpangi satelit telekomunikasi milik Indonesia dan satelit eksperimen milik Angkatan Udara AS.

Peluncuran dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida dinyatakan berhasil pada Kamis (21/2) malam.

Misi perdana Israel ini memboyong sebuah robot bernama Beresheet yang dalam bahasa Ibrani memiliki arti pada awalnya. Beresheet dilontarkan dari roket Falcon 9 sekitar 34 menit setelah peluncuran.


Dilansir Reuters, Beresheet dijadwalkan mencapai sisi terdekat Bulan pada pertengahan April mendatang. Setelah diluncurkan, robot seukuran mesin cuci piring atau seberat 585 kg ini masih harus melalui perjalanan sejauh 6,5 juta kilometer.

Beresheet menandai pendaratan Bulan perdana yang dilakukan oleh lembaga non-pemerintah.  SpaceIL, perusahaan nirlaba Israel, dan kontraktor pertahanan milik negara Israel Aerospace Industries (IAI) merogoh kocek US$100 juta untuk mendanai proyek ini.

Robot ini dirancang untuk melakukan misi selama dua hingga tiga hari untuk memotret permukaan dan mengukur medan magnet Bulan. Setelah misi rampung, SpaceIL memutuskan akan meninggalkan Beresheet begitu saja di Bulan.

Israel akan menjadi negara keempat yang melakukan misi mencapai permukaan Bulan setelah AS, Rusia, dan China.

Dalam waktu dekat, beberapa negara seperti India, Jepang, dan Badan Antariksa Eropa berencana melakukan misi serupa untuk mencapai permukaan Bulan. (Reuters/evn)