Mamalia sepanjang empat meter ini dinamakan Peregocetus Pacificus. Keempat kakinya mampu menahan bebannya di darat.
Artinya Peregocetus dapat kembali ke pantai untuk beristirahat atau mungkin melahirkan. Paus ini juga menghabiskan sebagian besar waktunya di laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Reuters, moncongnya paus berkaki empat ini diketahui berbentuk memanjang dengan struktur kokoh. Mamalia ini memiliki gigi seri besar dan taring serta gigi geraham daging. Dengan bentuk gigi seperti ini, Peregocetus mahir menangkap mangsa berukuran sedang seperti ikan.
"Kami pikir itu memberi makan di dalam air, dan bahwa pergerakan bawah airnya lebih mudah daripada di darat," kata Lambert.
Asal usul evolusi paus kurang dipahami sampai tahun 1990-an ketika fosil paus paling awal ditemukan.
Peregocetus mewakili kerangka paus berkaki empat paling lengkap di luar India dan Pakistan. Mamalia ini merupakan yang pertama diketahui berasal wilayah Pasifik dan Belahan Bumi Selatan.
Lambert mengatakan kehadiran paus berkaki empat di Peru menunjukkan penyebarannya dari Asia Selatan ke Afrika Utara, lalu menyeberangi Atlantik Selatan untuk mencapai Dunia Baru (Benua Amerika).
Peregocetus menunjukkan bahwa paus pertama yang mencapai Amerika masih memiliki kemampuan untuk bergerak di darat.
Seiring berjalannya waktu, anggota tubuh cetacea berevolusi menjadi sirip. Tidak sampai 40 juta tahun lalu garis keturunan paus berevolusi menjadi hewan laut sepenuhnya.
[Gambas:Youtube] (jnp/evn)