Redam 'Keributan' Politik, Netizen Gaungkan #UdahanDong
CNN Indonesia
Kamis, 18 Apr 2019 10:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemilu 2019 telah usai, namun gegap gempita pasca pemilu masih terasa. Sejumlah netizen di Twitter sempat mengeluhkan para pendukung masing-masing paslon yang masih 'ribut' usai pemilu dilaksanakan.
Tagar #UdahanDong digaungkan netizen guna mengungkapkan rasa 'bosan' mereka terhadap sejumlah orang yang masih membahas berbagai masalah yang ada di pemilu kali ini.
Akun @BeteOrg dan beberapa akun lain mencuitkan soal perhitungan suara melalui quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Padahal, perhitungan suara resmi tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Akun lainnya membubuhkan kalimat lelucon untuk mengekspresikan rasa bosan mereka. Salah satunya, akun @tiss_jeonvoyage yang memilih untuk fokus kepada salah satu boy group asal Korea Selatan yakni BTS.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah diselenggarakan kemarin (17/4). Pemilu 2019 kali ini dilakukan secara serentak mulai dari calon anggota legislatif (caleg) tingkat kota/kabupaten, provinsi, pusat, perwakilan daerah, hingga pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Namun, hasil akhir dari pemilu 2019 ini akan diumumkan secara resmi oleh KPU pada 22 Mei mendatang. (din/age)
Tagar #UdahanDong digaungkan netizen guna mengungkapkan rasa 'bosan' mereka terhadap sejumlah orang yang masih membahas berbagai masalah yang ada di pemilu kali ini.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah diselenggarakan kemarin (17/4). Pemilu 2019 kali ini dilakukan secara serentak mulai dari calon anggota legislatif (caleg) tingkat kota/kabupaten, provinsi, pusat, perwakilan daerah, hingga pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Namun, hasil akhir dari pemilu 2019 ini akan diumumkan secara resmi oleh KPU pada 22 Mei mendatang. (din/age)