Penarikan ini dilakukan dengan alasan pemeriksaan akhir (quality control) yang tidak tepat dan serangkaian kesalahan lain termasuk data efisiensi bahan bakar yang salah.
Recall kali ini melibatkan kendaraan usia produksi empat tahun atau kurang yang garansinya masih berlaku. Pihak perusahaan tidak spesifik menyebutkan model mobil dan komponen yang bermasalah. Namun perusahaan wajib menarik kendaraan guna keamanan dan kenyamanan pemilik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penarikan itu diperkirakan akan menelan biaya perusahaan sekitar 80 miliar yen (US$ 715 juta/Rp10 triliun) dan juga mempengaruhi suku cadang yang dibuat oleh Suzuki untuk kendaraan yang diproduksi untuk Nissan, Mazda dan Mitsubishi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penarikan 2 juta unit juga pernah Suzuki lakukan pada 2015. Saat itu recall untuk mengganti kunci kontak atau ignition switches yang dilaporkan mengeluarkan asap dan bau menyengat. (mik)