Pemeriksaan Internal Lemah, Suzuki Tarik 2 Juta Unit Mobil

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 19/04/2019 13:26 WIB
Pemeriksaan Internal Lemah, Suzuki Tarik 2 Juta Unit Mobil Stan Suzuki di acara pameran otomotif dalam negeri pada tahun lalu. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan otomotif asal Jepang, Suzuki mengumumkan melakukan penarikan kembali (recall) dua juta unit produk mereka secara global.

Penarikan ini dilakukan dengan alasan pemeriksaan akhir (quality control) yang tidak tepat dan serangkaian kesalahan lain termasuk data efisiensi bahan bakar yang salah.

Recall kali ini melibatkan kendaraan usia produksi empat tahun atau kurang yang garansinya masih berlaku. Pihak perusahaan tidak spesifik menyebutkan model mobil dan komponen yang bermasalah. Namun perusahaan wajib menarik kendaraan guna keamanan dan kenyamanan pemilik.


Pekan lalu, Suzuki mengakui bahwa internal mereka telah menemukan sejumlah masalah di pabrik-pabriknya, termasuk pemeriksaan rem yang salah, data efisiensi bahan bakar yang dipalsukan, dan staf tidak bersertifikat yang melakukan inspeksi akhir.

Penarikan itu diperkirakan akan menelan biaya perusahaan sekitar 80 miliar yen (US$ 715 juta/Rp10 triliun) dan juga mempengaruhi suku cadang yang dibuat oleh Suzuki untuk kendaraan yang diproduksi untuk Nissan, Mazda dan Mitsubishi.

Menteri Transportasi Jepang Keiichi Ishii mengatakan perusahaan membutuhkan keseriusan dalam mengatasi 'skandal' ini yang menimbulkan risiko kepatuhan perusahaan.

"Menimbulkan keraguan pada perusahaan terkait kepatuhan, dan itu sangat disesalkan," kata Ishii kepada wartawan mengutip AFP, Kamis (18/4).

Penarikan 2 juta unit juga pernah Suzuki lakukan pada 2015. Saat itu recall untuk mengganti kunci kontak atau ignition switches yang dilaporkan mengeluarkan asap dan bau menyengat. (mik)