"Smartfren akan mulai proses trial 5G di bulan Juni mendatang, tapi kita belum bisa sebutkan waktu pastinya, bisa awal, pertengahan atau akhir bulan," ungkap VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo kepada awak media, Kamis (25/4).
Sejauh ini, Munir menegaskan pihaknya melakukan serangkaian persiapan untuk mengadopsi 5G. Ia menegaskan saat ini Smartfren sudah memasuki tahap pre 5G.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah siapkan platform. Kapanpun kami siap. Nanti juga kita trial. Artinya kami yakin, sehingga nanti kalau sudah saatnya penerapan nanti kami bisa jalankan 5G," imbuhnya.
"Teknologi ini sudah kami 'suntikkan' agar nanti ready ke 5G, tapi kami sebutnya pre 5G. Belum bisa menjadi 5G kalau teknologinya belum dipenuhi semua. Tapi 4G sudah kami tingkatkan kecepatannya dengan fitur 5G yang kami pasang dalam teknologi 4G kami," kata Munir.
"Untuk 5G Milimeter Wave diatur lagi oleh Kemkominfo mengenai alokasi frekuensi. Spektrum 5G ini belum digunakan. Apakah kita harus bid lagi nanti kami tunggu keputusan pemerintah untuk alokasi 5G," jelasnya. (jnp/evn)