Indosat: Konsumsi Data Lebaran Bisa Tutupi Turunnya 'Voice'

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 20:50 WIB
Indosat: Konsumsi Data Lebaran Bisa Tutupi Turunnya 'Voice' Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indosat Ooredo mengatakan layanan legacy telepon menurun 22 persen dari segi total pendapatan. Oleh karena itu, Indosat berharap peningkatan trafik data saat Lebaran bisa menutupi penurunan pendapatan dari layanan telepon.

Indosat mengatakan trafik data memang meningkat di momen tertentu, misalnya pada bulan Ramadan di mana orang orang menggunakan internet pada saat sahur. Memasuki periode Lebaran, penggunaan internet para pemudik juga turut meningkat

"Penurunan yang cukup signifikan pada voice itu 22 persen secara pendapatan. Tapi prediksi kita terhadap data itu meningkat 15 sampai 20 persen (saat Ramadan) . Itu saat ini diharapkan peningkatan data yang signifikan di periode periode tertentu itu bisa recover revenue yang ada, " kata Group Head Corporate Communications Turina Farouk saat konferensi pers di Kantor Indosat Ooredoo, Jakarta, Senin (29/4).
Dalam kesempatan yang sama Group Head Branding Management & Strategy Fahroni Arifin mengatakan tren penurunan layanan telepon dialami oleh seluruh operator telekomunikasi. Tren yang sama juga terjadi pada peningkatan trafik data yang dialami oleh seluruh operator.


"Indosat pun mengalami penurunan pada voice meskipun begitu juga kita mendapatkan kenaikan data yang sangat signifikan. Turun di voice, tapi naik datanya cukup signifikan," kata Fahroni.

Indosat memperkirakan selama Ramadan dan Lebaran 2019, akan terjadi peningkatan trafik voice menjadi 2,1 juta erlang (satuan suara per hari). Indosat sendiri memiliki kapasitas 37 juta erlang per hari.

Sementara itu, untuk trafik pesan singkat akan menjadi 125 juta sehari dan kapasitas pesan singkat akan ditingkatkan agar bisa menampung 975 juta pesan singkat sehari.
Indosat memprediksi trafik data saat Hari Raya Idul Fitri mencapai 9,3 terabyte per hari atau meningkat sekitar 15 hingga 20 persen dibanding hari biasa. Sementara di hari normal, trafik data Indosat tercatat sekitar 5,7 TB per hari.

Dari segi kesiapan jaringan, Indosat percaya diri kapasitas jaringan 4G miliknya bisa menghadapi lonjakan trafik tanpa harus mengerahkan Mobile Base Transceiver Station (MBTS). Pasalnya kapasitas jaringan yang dimiliki Indosat telah ditingkatkan dua kali lipat.

Indosat yakin 18 ribu BTS yang sudah dipasang bisa mengatasi lonjakan trafik yang ada.

Indosat tetap tidak memungkiri Indosat akan mengerahkan MBTS untuk meningkatkan kapasitas di lokasi yang terjadi lonjakan trafik yang sangat besar.

Untuk itu, Indosat telah mempersiapkan sekitar 100 MBTS untuk mengantisipasi lonjakan trafik data yang luar biasa. (jnp/age)