Saking dekatnya, warga di Bumi bisa melihat asteroid tanpa bantuan teleskop. Dilansir dari Space, asteroid ini dinamakan Apophis.
Nama ini dipinjam dari Dewa Ular Mesir yang diasosiasikan dengan kematian. Kendati demikian asteroid ini dipastikan tidak akan menyebabkan kematian di Bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Asteroid Besar Akan Melewati Bumi pada 2029 |
Peneliti meyakini Apophis tidak akan menabrak bumi meskipun akan berada pada jarak terdekat dengan bumi dengan jarak 31 ribu kilometer dari permukaan bumi. Peneliti memang mengakui jarak tersebut membuat ketakutan bagi warga di bumi. Akan tetapi, peneliti menegaskan Apophis seharusnya mengundang ketertarikan bukan ketakutan.
Pasalnya jalur orbit asteroid telah diprediksi dan dipelajari oleh peneliti dengan sangat terperinci. Sehingga pada 2029, asteroid ini dipastikan hanya akan melewati bumi saja.
Kendati demikian, peneliti tidak menyampingkan peluang bahwa Apophis akan menabrak bumi suatu saat di masa depan. Oleh karena itu, penelitian terkait Apophis penting untuk dilakukan untuk memprediksi segala kemungkinan tubrukan.
Peneliti memiliki waktu 10 tahun untuk merencanakan penelitian yang akan dilakukan kepada Apophis. Data penelitian yang dikumpulkan dari Apophis dapat menginformasikan apa yang diketahui para ilmuwan tentang asteroid-asteroid lain.
Pasalnya batuan antariksa ini tampak sangat mirip dengan 80% asteroid yang diidentifikasikan menimbulkan potensi bahaya terhadap umat manusia dan bumi. (jnp/age)