Esemka Garuda I dan Bima Diyakini Masuk Dapur Produksi

ray, CNN Indonesia | Jumat, 10/05/2019 11:16 WIB
Esemka Garuda I dan Bima Diyakini Masuk Dapur Produksi Fasilitas produksi Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. (Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Perencanaan Anggaran Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arsan Latif membocorkan rencana produksi massal Esemka tahun ini.

Arsan mengatakan kepastian itu setelah dua mobil Esemka terdaftar dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraam Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2019.

Pada lampiran Permendagri tertera dua mobil Esemka, yakni Sport Utility Vehicle (SUV) Garuda 1 dan kendaraan niaga ringan Bima. Kedua mobil itu sudah memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dari Kemendagri.


"Untuk dua tipe itu (produksi massal). Karena dua itu yang dapat TPT (tanda pendaftaran tipe)," kata Arsan saat dihubungi, Kamis (9/5).

Ia menjelaskan pengajuan permohonan NJKB untuk Garuda 1 Bima atas Solo Manufaktur Kreasi dengan Direktur Joko Sutrisno yang dilakukan pada 16 Desember 2018. Arsan berharap Esemka konsisten mengajukan tipe kendaraan yang akan diproduksi, rutin satu tahun sekali.

"Jadi nanti 2020 APM-APM akan ngajuin lagi. Jadi yang ngajuin APM, nah tugas Kemendagri menghitung berapa pajaknya," ucap Arsan.

Sebelumnya diberitakan bahwa Esemka Garuda I tahun pembuatan 2019 dengan NJKB Rp209 juta, sedangkan NJKB Esemka Bima dengan jenis pikap cuma Rp 81 juta.

NJKB dua model Esemka yang ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu bisa menjadi dasar diproduksinya Esemka di dalam negeri. Informasi ini bisa membawa secercah harapan bahwa Esemka tidak perlu diragukan lagi keberadaanya.

Esemka punya fasilitas produksi di Boyolali, Jawa Tengah. Hasil penelusuran CNNIndonesia.com, memang ada aktivitas di dalam pabrik, namun belum ada satu pun pihak Esemka yang bersedia untuk wawancara. (ryh/mik)