CEO Nissan: Konsumen Beli Nissan karena Diskon Bukan Kualitas

Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 15/05/2019 12:42 WIB
CEO Nissan: Konsumen Beli Nissan karena Diskon Bukan Kualitas Nissan Serena dan Livina generasi terbaru diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nissan Motor Co sedang menghadapi badai besar setelah mencatat pangsa pasar turun 57 persen pada tahun fiskal berakhir Maret 2019 jika dibandingkan dengan tahun fiskal sebelumnya.

Penurunan penjualan juga terjadi di Amerika Serikat (AS) yang menjadi pasar otomotif terbesar Nissan. Setelah mencapai puncaknya 8,9 persen pada 2016, pangsa pasar Nissan AS turun menjadi 7,8 persen pada tahun lalu, terendah sejak 2010.

Penjualan Nissan juga terangkum merosot 11,6 persen pada kuartal pertama 2019, atau lebih besar dibandingkan dengan penurunan pasar otomotif Amerika Serikat (AS) sebesar 3,2 persen.


Teknik diskon harga yang dimainkan selama ini menurut CEO Nissan Hiroto Saikawa terbukti belum mampu mendongkrak penjualan Nissan di AS. Saikawa justru melihat masyarakat membeli mobil Nissan bukan karena kepopuleran atau 'kegemaran', melainkan karena iming-iming diskon.

"Kami sampai pada titik di mana pelanggan telah membeli produk kami karena diskon yang ditawarkan pada mereka, bukan karena kekuatan produk itu sendiri," kata CEO Nissan Saikawa dilansir Reuters, Rabu (15/4).

Selain Nissan, produsen mobil Jepang lain, yaitu Honda dan Toyota menggunakan langkah serupa untuk menjaga pangsa pasarnya di AS, menurut data dari Cox Automotive.

Namun dikatakan general manager Cox, Brad Korner, Honda dan Toyota masih bisa bertahan, ketimbang Nissan yang murni bergantung pada promo diskon harga mobil.

Nissan telah 'merumahkan' hampir 400 pekerja di beberapa negara bagian AS di awal 2019. Pengurangan pekerja ini untuk menghemat keuangan perusahaan demi kelancaran peluncuran tujuh model baru selama dua tahun ke depan. (ryh/mik)


BACA JUGA