Duka Netizen Kenang #13TahunGempaJogja

eks, CNN Indonesia | Senin, 27/05/2019 15:22 WIB
Duka Netizen Kenang #13TahunGempaJogja Ilustrasi (ANTARA FOTO/Handout/BPBD NTB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Netizen menggaungkan tagar #13TahunGempaJogja untuk mengenang peristiwa nahas gempa 5,9 skala richter yang mengguncang Yogyakarta dan sekitarnya pada 27 Mei 2006 lalu. Gempa yang mulai mengguncang pada pukul 05:55:03WIB selama 57 detik.

Meski gempa mengguncang kurang dari semenit, tapi gempa ini menewaskan 6.234 jiwa dan puluhan ribu orang lainnya kehilangan tempat tinggal. Warganet pun membagikan kenangan mereka atas peristiwa tersebut.

Warganet membagikan ptoongan video yang merka miliki ketika gempat terjadi. Tampak bagaimana bangunan rubuh dan para korban selamat mengungsi di tenda-tenda pengungsian seperti dicuitkan @Atasawan_.




Warganet juga merekam suasana panik di Yogyakarta akibat adanya isu tsunami dari arah selatan dan Gunung Merapi meletus di arah utara.



Sebagian netizen mengucap syukur karena selamat dari peristiwa tersebut.





Warganet lain membagikan momen dimana warga setempat bergantian berjaga untuk mengantisipasi gempa susulan.



Sementara netizen @LiemAndrian bercerita bagaimana ia bertahan empat hari di stasiun Tugu ketika ia tengah berlibur di Yogyakarta. Sebab, saat banyak orang yang ingin segera keluar dari Yogyakarta. namun putusnya listrik membuat stasiun tak beroperasi dengan norbal. Baru pada hari ketiga stasiun kembali normal.



Gempa bahkan dirasakan oleh warganet yang saat itu tengah berada di Magelang.



Secara umum posisi gempa Yogyakarta berada sekitar 25 km selatan-barat daya Yogyakarta, 115 km selatan Semarang, 145 km selatan-tenggara Pekalongan dan 440 km timur-tenggara Jakarta. Walaupun hiposenter gempa berada di laut, tetapi tidak mengakibatkan tsunami. Gempa juga dapat dirasakan di Solo, Semarang, Purworejo, Kebumen dan Banyumas. Getaran juga sempat dirasakan sejumlah kota di provinsi Jawa Timur seperti Ngawi, Madiun, Kediri, Trenggalek, Magetan, Pacitan, Blitar dan Surabaya.

Candi Prambanan mengalami kerusakan yang cukup parah dan ditutup sementara untuk diteliti lagi tingkat kerusakannya. Kerusakan yang dialami candi prambanan kebanyakan adalah runtuhnya bagian-bagian gunungan candi dan rusaknya beberapa batuan yang menyusun candi. 

Makam Imogiri juga mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa kuburan di Imogiri amblas, lantai-lantai retak dan amblas, sebagian tembok dan bangunan makam yang runtuh, juga hiasan-hiasan seperti keramik yang pecah. (eks)