Panda Albino Pertama Ditemukan di Hutan China

CNN Indonesia | Selasa, 28/05/2019 10:55 WIB
Panda Albino Pertama Ditemukan di Hutan China Ilustrasi. (Foto: STR / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seekor panda albino tertangkap kamera di sebuah hutan bambu di Sichuan, China. Li Sheng, peneliti dari Peking University, Beijing mengatakan sejauh ini belum pernah ada panda raksasa albino yang mendiami alam liar.

Sheng memprediksi panda albino ini berusia satu atau dua tahun.

"Panda itu terlihat kuat dengan langkah yang mantap, tanda bahwa mutasi genetik mungkin tidak menghambat hidupnya," terang Sheng seperti dilansir CNN.


Kemunculan panda albino terekam dari kamera inframerah yang ditempatkan di beberapa titik di Cagar Alam Nasional Wolong, Sichuan, China. Pengelola cagar alam berencana menempatkan lebih banyak kamera inframerah untuk mengamati tumbuh kembang dan interaksi panda di daerah tersebut.

Mengutip National Geographic, hewan albino memiliki keunikan dibandingkan spesies lain karena mewarisi satu atau lebih gen yang bermutasi dari kedua induknya. Warna albino berasal dari gangguan produksi melanin yang merupakan penentu warna kulit, bulu, dan mata.

Produksi melanin yang terjadi dalam melanosit, sel-sel khusus yang ada tetapi tidak berfungsi sepenuhnya pada hewan albino.

Dibandingkan spesies 'normal' lainnya, hewan albino berisiko lebih tinggi dari pemangsa di alam liar karena bisa terlihat lebih mudah dan memiliki masalah penglihatan. Bahkan di beberapa kasus, hewan albino kesulitan menemukan pasangan karena ketidak mampuan menyamarkan diri.

Panda raksasa masuk dalam klasifikasi hewan langka yang dilindungi oleh Lembaga Konservasi Alam Internasional. Menurut catatan World Wife Fund for Nature, saat ini hanya tersisa 1.864 ekor panda di alam liar.

[Gambas:Video CNN] (CNN/evn)