Tips Otomotif

Cara Mudah Penumpang Pantau Kesehatan Bus Mudik 2019

fea, CNN Indonesia | Rabu, 29/05/2019 13:08 WIB
Cara Mudah Penumpang Pantau Kesehatan Bus Mudik 2019 Ilustrasi pemudik di terminal kampung rambutan. Jakarta. Kamis, 7 Juni 2018. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mudik menggunakan bus merupakan salah satu alternatif pemakaian kendaraan pribadi. Walau begitu, pengguna bus juga mesti pilih-pilih bus yang berkualitas biar selama perjalanan terus merasa aman dan nyaman.

Menilai kondisi bus secara kasat mata mungkin sulit bagi banyak orang, namun bukan berarti tidak bisa dilakukan. Cara paling mudah mengetahuinya yakni mencari stiker berlogo Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bertuliskan "Inspeksi Keselamatan LLAJ" yang biasanya ditempel di kaca depan bus.

Kepala Sub Direktorat Uji Tipe Kendaraan Bermotor Kemenhub Dewanto Purnacandra menjelaskan stiker itu merupakan tanda bus angkutan mudik sudah lulus inspeksi keselamatan atau yang sering dikenal ramp check.




Stiker itu juga dikatakan sebagai tanda bus sudah laik jalan sekaligus menjadi informasi kondisi kesehatan bus secara keseluruhan buat masyarakat.

Dewanto menjelaskan stiker ramp check biasanya ada di kaca depan di bagian kiri bawah.

"Jadi masyarakat ini bisa lihat (bus laik jalan atau tidak) dari stikernya. Stiker ramp check masa angkutan lebaran 2019," kata Dewanto saat dihubungi, Rabu (29/5).

Kemenhub dikatakan Dewanto sudah menggelar ramp check buat bus-bus angkutan mudik menjelang Lebaran. Kegiatan itu dilakukan secara nasional di seluruh terminal-terminal yang menjadi lokasi bus antarkota dan antarprovinsi menjemput penumpang.

Ia memaparkan bahwa inspeksi ini meliputi segala hal yang berkaitan dengan keselamatan mulai dari pengereman, lampu-lampu, hingga tekanan udara ban. Bus yang lulus inspeksi langsung diberi stiker, sementara yang belum harus diperbaiki sampai bisa dikatakan laik jalan.

"Tapi untuk ramp check ini kalau tidak lulus ya harus diperbaiki kekurangannya. Misal lampu mati, wiper rusak, ya ganti dulu," kata Dewanto.

Puluhan Ribu Bus Tak Laik Jalan

Direktur Sarana Transportasi Jalan Direktirat Perhubungan Darat Sigit Irfansyah mengatakan kegiatan inspeksi keselamatan bus angkutan lebaran sudah selesai pada Selasa (28/5).

Secara nasional kegiatan ini sudah diikuti 42.116 unit bus, namun yang lulus atau diberi izin operasional selama lebaran hanya 29.198 unit. Sementara sisanya, 12.918 unit, dikategorikan Kemenhub tak laik beroperasi.

Sigit mengatakan pemerintah menggandeng perwakilan dari terminal di setiap daerah untuk mengantisipasi bus-bus nakal yang tidak lulus ramp check namun nekat beroperasi.

"Jadi pihak terminal yang akan monitor kepada kami," kata Sigit.

Sigit menambahkan bahwa kini pihaknya hanya akan memantau bus-bus yang sudah terdata ikut inspeksi, tetapi belum dinyatakan lolos.

"Kami akan tunggu untuk bus yang belum lolos, mereka perbaiki dulu semua, baru habis itu cek ulang. Jika sudah sesuai baru dinyatakan lolos dan boleh operasi. Tapi kegiatan ramp check sendiri udah selesai per kemarin," kata Sigit. (fea)