Istri Carlos Ghosn Minta Trump Bantu Bebaskan Suaminya

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 18/06/2019 20:02 WIB
Istri Carlos Ghosn Minta Trump Bantu Bebaskan Suaminya Mantan CEO Nissan Motor Co, Caslos Ghosn. (Foto: Albert Gea)
Jakarta, CNN Indonesia -- Istri mantan CEO Nissan Motor Co, Carlos Ghosn, meminta kepada kepada orang nomor di Amerika Serikat, Donald Trump untuk menolong kasus yang menimpa suaminya di Jepang, pada Pertemuan Pimpinan Negara bulan ini.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Trump akan bertemu dalam acara G20 yang diselenggarakan di Osaka, Jepang pada 28-29 Juni 2019.

"Saya ingin Presiden Trump berbicara kepada Perdana Menteri Abe untuk keadilan, masa penahanan yang adil dan berikan saya kesempatan berbicara dengan suami saya lagi, dan juga menghormati pengakuan tidak bersalahnya hingga benar-benar terbukti," Carole Ghosn dilansir AFP, Senin (28/6).


Ghosn sedang menjalani masa penahaan di Tokyo, Jepang atas tuduhan menyalahgunakan wewenangnya saat menjadi CEO Nissan. Sementara itu Ghosn tidak diizinkan lagi berkomunikasi dengan istrinya sejak 4 April 2019 lalu oleh Kejaksaan Jepang.

"Mereka mengatakan kepadanya salah satu syarat jaminan, larangan berbicara dengan saya, yang menurut saya itu sangat tidak manusiawi," ucap Carole.

"Semua ini bisa ditangani secara internal di dalam internal perusahaan. Tidak perlu berkepanjangan seperti ini, dan terlepas dari itu semua suami saya tidak bersalah dan waktu akan memberikan jawabannya," ujar Carole.

Sebelum meminta bantuan kepada Trump, Carole sempat meminta pemerintah Prancis pemerintah Prancis untuk membantu kasus yang menjerat suaminya.

Carlos Ghosn ditangkap pada 19 November 2018 di Bandara Haneda, Jepang pada Senin (19/11). Perusahaan aliansi Renault-Nissan serta Mitsubishi telah melepas Ghosn dari jabatannya.

[Gambas:Video CNN] (mik/mik)