Asa HUT ke-492 Jakarta, Jadi Kota Pintar Bak Tokyo dan Seoul

CNN Indonesia | Sabtu, 22/06/2019 12:50 WIB
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memasuki hari ulang tahun (HUT) ke-492 tahun pada Sabtu (22/6), Jakarta diharapkan bisa menjelma menjadi kota pintar serupa Seoul, Korea Selatan atau Tokyo, Jepang. Sejak 2014, pemerintah provinsi DKI Jakarta memperkenalkan konsep kota pintar (smart city) untuk mewujudkan misi tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistika (Diskominfotik) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, mengklaim saat ini Jakarta berada dalam jalurnya menjadi kota pintar.

Saat ini Atika mengatakan Jakarta masih dalam masa transisi untuk menjadi kota pintar. Berdasarkan situs Jakarta Smart City (JSC), ibu kota diproyeksikan menjadi kota pintar sebelum 2025.


"Serangkaian sasaran berkaitan dengan enam kategori smart city yang saling terkait, yaitu smart living, smart mobility, smart governance, smart environment, smart economy, dan smart people. Intinya kami kembangkan teknologi untuk tingkatkan kualitas layanan masyarakat," kata Atika saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (21/6).

Pengembangan Jakarta sebagai kota pintar  sangat luas dan bergantung pada teknologi berupa pengumpulan data yang bisa mendorong pengambilan kebijakan (data driven policy).

Artinya, setiap kebijakan yang diterapkan didasari dengan analisis data melalui Unit Pengelola (JSC). Salah satunya penerapan teknologi untuk mengukur key performance indicator (KPI) pegawai negeri sipil (PNS) di Pemprov DKI Jakarta.

Pengukuran KPI ini didasari oleh Citizen Relationship Management (CRM) yang berfungsi untuk merespon keluhan dari masyarakat yang datang dari berbagai kanal pengaduan.

"Kita  jadikan itu sebagai ukuran kinerja tolak ukur bagi PNS yang menanggapi respon dari aspek kecepatan, dan ketepatan dalam merespon keluhan. Kalau mereka tidak comply bisa-bisa kena potongan insentif dan tunjangan," imbuhnya.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)
1 dari 3