Apple Resmi Rilis iOS 13 dan iPadOS Beta Hari Ini

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 25/06/2019 14:00 WIB
Apple Resmi Rilis iOS 13 dan iPadOS Beta Hari Ini Ilustrasi. (REUTERS/Mike Segar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apple resmi merilis iOS 13 dan iPadOS beta pertama hari ini Selasa (25/6) untuk uji coba publik. Perusahaan memberikan non-pengembang kesempatan untuk menguji perangkat lunak sebelum dirilis secara masif pada musim gugur mendatang.

Dilansir MacRumors, pengguna yang telah terdaftar pada program pengujian beta iOS 13 dan iPadOS bakal menerima pembaruan secara langsung setelah menginstal sertifikat yang sesuai dengan perangkat iOS.

Mereka yang ingin bergabung dapat mendaftar di situs web pengujian beta Apple yakni beta.apple.com. Usai mendaftar, pengguna diberikan akses ke iOS, macOS dan tvOS.


Namun sebelum menginstal beta, pengguna diharuskan untuk membuat cadangan iTunes terenskripsi secara lengkap atau cadangan iCloud.

iOS 13 merupakan pembaruan utama untuk sistem operasi iOS yang berjalan di iPhone dan iPad. Namun, tahun ini Apple membuat sistem operasi khusus untuk perangkat iPad yaitu iPadOS.

Sebetulnya iPadOS hampir sama dengan iOS 13 namun ada sejumlah fitur yang berbeda khusus iPad seperti kemampuan multitasking terbaru.

Apple awalnya mengatakan bahwa kedua sistem operasi tersebut bakal tersedia dalam bentuk beta pada Juli mendatang. Namun dilansir 9to5Mac perusahaan menilai iOS 13 dan iPadOS bekerja cukup stabil.

Kendati demikian, pengguna diimbau untuk waspada terhadap bug, masalah terhadap kompatibilitas aplikasi hingga masa pakai baterai yang boros.

Menyoal fitur yang tersedia di iOS 13, salah satu keunggulan sistem operasi ini adalah dapat meningkatkan dua kali lipat peluncuran aplikasi di perangkat Apple. Mengunduh aplikasi juga semakin cepat, pengunduhan cepat itu karena Apple membuat ukuran aplikasi 50 persen lebih kecil.

Selain itu, iOS 13 juga membawa mode gelap atau Dark Mode untuk menghemat baterai. Mode gelap membuat mata lebih nyaman melihat layar di lingkungan dengan cahaya yang redup.

Fitur Sign In with Apple membuat pengguna bisa menggunakan aplikasi tanpa harus menyambungkan aplikasi ke akun Google atau Facebook. Pengguna juga bisa masuk ke aplikasi tanpa mengungkapkan informasi pribadi apa pun.

Sedangkan iPadOS menyediakan sejumlah fitur anyar, salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah perubahan UI pada beranda (Home). Jarak antara ikon aplikasi dibuat rapat agar bisa membuat banyak aplikasi.

iPadOS juga memiliki fitur yang membuat pengguna bisa memiliki satu set aplikasi favorit yang seolah ditumpuk seperti dek kartu. Tumpukan aplikasi ini bisa diusap atau swipe untuk melihat aplikasi lainnya.

Selain itu, sistem operasi ini menghadirkan versi desktop situs web di iPad. Safari juga mendapatkan pengelola unduhan, sehingga pengguna dapat menemukan file yang disimpan dari internet. (din/age)