Perkuat Jaringan Distribusi, Bukalapak Gandeng 1 Juta Warung

CNN Indonesia
Sabtu, 29 Jun 2019 02:18 WIB
Pendiri dan CEO Bukalapak Ahmad Zaky mengungkapkan saat ini pihaknya menggandeng 1 juta warung untuk memperkuat jaringan distribusi. Ilustrasi warung. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendiri dan CEO Bukalapak Ahmad Zaky mengungkapkan saat ini pihaknya menggandeng warung untuk memperkuat jaringan distribusi.

Zaky menuturkan hingga pertengahan 2019 tercatat sudah ada satu juta warung yang tergabung dalam program 'warung terdekat' Bukalapak.

"Tadi saya update kita punya hampir satu juta warung dan mereka rata-rata penghasilannya meningkat karena ekosistem kita [Bukalapak]. Jadi sejauh ini bagus," kata Zaky kepada awak media usai menghadiri acara Halal Bihalal Bukalapak di Kembang Goela Restaurant, Jakarta, Kamis (27/6).

Untuk merambah warung, Zaky menuturkan pihaknya menginvestasikan Rp1 triliun. Bukalpak menaksir sejak awal 2018 hingga awal 2019 ada 50 juta usaha kecil dalam bentuk warung yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain menggandeng warung, Zaky juga menuturkan jaringan distribusi Bukalapak termasuk menambah gudang dan inventaris produk agar lebih banyak pilihan produk yang bisa dijual.

Warung yang menjadi mitra Bukalapak bisa memanfaatkan sejumlah fitur, mulai dari akses fitur 'Warung Terdekat', call order delivery (COD) untuk memesan stok barang dagangan agar bisa langsung diantar, hingga 'saldo bantuan'.

Pemilik warung juga bisa menerapkan sistem pembayaran nontunai melalui skema pemindaian kode QR, layanan rekapitulasi laporan penjualan, dan fitur lainnya.

Zaky menyebut transformasi warung yang mulai mengadopsi teknologi merupakan upaya mendukung ekosistem digital yang tengah gencar digaungkan oleh pemerintah.

"Ekosistem ekonomi digital bagus sekali ke arah yang sudah tepat tapi sekali lagi berita yang bagus itu jangan terlalu nyaman, kita harus punya mimpi lagi mungkin lima decacorn atau 15 unicorn. Nah oleh karena itu Indonesia akan menjadi lebih baik," imbuhnya.

[Gambas:Video CNN] (din/evn)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER