Toyota Ajak Kompetitor Garap Bisnis Transportasi Otonom

Febri Ardani, CNN Indonesia | Selasa, 02/07/2019 02:27 WIB
Toyota Ajak Kompetitor Garap Bisnis Transportasi Otonom Logo Toyota. (Foto: Yuya Shino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Toyota telah berhasil merangkul lima pabrikan otomotif Jepang untuk menanamkan investasi di proyek layanan kendaraan otonom hasil kerja sama dengan perusahaan telekomunikasi Sofbank.

Automotive News melaporkan, Kelima pabrikan itu adalah Subaru, Suzuki, Mazda, Daihatsu (anak perusahaan Toyota), dan Isuzu. Semuanya menginjeksikan modal sekitar US$530 ribu (Rp7,4 miliar) kepada perusahaan bernama Monet, sebagai imbalannya kelima pabrikan mendapatkan 2 persen saham.

Toyota dan Softbank tetap memiliki 35 persen saham Monet yang kapitalisasinya mencapai US$26,6 juta. Sebelum lima pabrikan itu masuk, perusahaan ini juga sudah mendapatkan suntikan dana dari Honda dan Hino (anak perusahaan Toyota).


Pada Jumat, (28/6), Honda dan Hino mengumumkan telah menambah lagi investasi mereka hingga masing-masing memiliki 10 persen saham.

Monet telah diluncurkan pada Oktober lalu. Perusahaan ini berencana memperkenalkan layanan sewa bus dan kendaraan di Jepang pada tahun depan, selain itu juga ingin meluncurkan platform layanan kendaraan listrik berdasarkan model konsep Toyota 'e-Palette' pada 2023.

Monet bakal bersaing dengan penyedia layanan transportasi lainnya seperti Uber, Didi Chuxing, dan Lyft. Bisnis ini dirasa bakal memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak mau membeli kendaraan melainkan menggunakan layanan sewa.

Investasi baru ini mengeratkan Suzuki, Mazda, dan Subaru dengan Toyota. Sebelumnya mereka telah setuju bekerja sama terkait pengembangan kendaraan listrik dan teknologi masa depan lainnya. (fea)