Sarang Garuda Kembali Ditemukan di Gunung Pangrango

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 14:19 WIB
Sarang Garuda Kembali Ditemukan di Gunung Pangrango Elang jawa ditemukan di Gunung Gede Pangrango, Sukabumi. (Foto: Dok. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Robi Rizki Zatnika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menemukan sebuah sarang elang Jawa (Nisaetus bartelsi) di wilayah Sukabumi pada Senin (1/7) lalu.

Pihak pengelola TNGGP telah melakuan pemantauan terhadap sarang elang Jawa ini berdasarkan laporan masyarakat pada Juli 2018. Anakan elang Jawa diketahui berhasil terbang hingga ke perbukitan di sebrang sarang pada November 2018.

Pemantauan pada April 2019 mendapati elang Jawa terbang dari sarang.


Amak, anggota masyarakat Mitra Polut (MMP) di bidang PTN wilayah II Sukabumi mengatakan tim menduga pasangan elang Jawa saat ini sedang memperbaiki sarangnya.

"Pada pemantauan berikut pada Juli terpantau anak elang Jawa sedang belajar terbang," ucap Amak mengutip situs resmi TNGGP.



Berdasarkan hasil pemantauan, tim TNGGP memperkirakan anak elang Jawa bernama Ganda (singkatan Garuda Anak Muda) berumur kurang lebih dua bulan. Di samping itu, anak elang Jawa sudah mampu mengepakkan sayap saat angin datang menerjang pohon.


Sebelumnya pada 13 April lalu tim TNGGP juga menemukan keberadaan sarang elang Jawa. Tim monitoring TNGGP kemudian melakukan pengamatan untuk anak elang Jawa yang saat itu diperkirakan baru berumur satu hingga dua minggu.

Elang Jawa merupakan salahs atu raptor berstatus terancam punah dalam daftar IUCN Red List. 'Penguasa Langit Jawa' ini juga ditetapkan sebagai satwa dilindungi sesuai Peraturan Menteri LHK nomor 106 tahun 2018 dan masuk sebagai salah satu daftar satwa prioritas TNGGP.

[Gambas:Youtube] (evn/evn)