Apple Rancang Program Demi Gaet Pengembang Aplikasi China

CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 07:15 WIB
Apple Rancang Program Demi Gaet Pengembang Aplikasi China Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Clodagh Kilcoyne)
Jakarta, CNN Indonesia -- Apple merancang program untuk membantu pengembang aplikasi asal China untuk menyediakan aplikasi dan layanan iPhone.

Program ini diumumkan di tengah melemahnya penjualan iPhone di China dan berbagai penjuru dunia. CEO Tim Cook mengatakan langkah ini sebagai titik terang untuk bisnis layanan Apple di China.

Perusahaan yang berbasis di Cupertino, AS ini memastikan akan membuat program secara berkelanjutan untuk pengembang aplikasi.


Dilaporkan Reuters, saat ini ada lebih dari 2,5 juta pengembang untuk perangkat Apple yang berasal dari China, termasuk Taiwan, Hong Kong, dan China daratan.

Pendapatan Apple dari bisnis layanan saat ini berasal dari aplikasi, media, dan perangkat lunak lainnya. Laporan yang dirilis lembaga riset Evercore ISI mencatat pendapatan Apple dari sisi layanan meningkat hingga Juni lalu, sebagian didorong oleh pertumbuhan bisnis layanan di China.

Selain China, Apple juga telah membuka program akselerator serupa di Bengaluru, India pada 2017 lalu. Padahal India dan China bukan pasar utama Apple untuk memasarkan produk-produknya.

Untuk mengatasi pesaingnya yang merupakan produsen Android, Apple memperkenalkan serangkaian skema membuat iPhone lebih terjangkau bagi pengguna di China.

Laporan Nikkei mencatat Apple telah meminta pemasok produknya untuk memperhitung implikasi biaya jika memindahkan kapasitas produksi dari China ke negara lain. Foxconn sebagai salah satu pemanufaktur iPhone mengaku siap memindahkan lini produksinya ke luar China jika diperlukan.

[Gambas:Video CNN] (Reuters/evn)