50 Tahun Misi Apollo 11 ke Bulan

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 18/07/2019 18:25 WIB
50 Tahun Misi Apollo 11 ke Bulan Ilustrasi (AP Photo/Terry Renna)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lima dekade lalu, misi Apollo 11 meluncur pada 16 Juli 1969 dari Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat. Peristiwa peluncuran ini ditandai dengan slogan "One Giant Leap" (sebuah lompatan raksasa).

"Kami para kru, merasa beban seluruh dunia ada di pundak kami, kami tahu semua orang akan melihat kami, teman atau lawan," jelas Michael Collins, komandan modul pilot pada misi Apollo 11 pada acara pembukaan pameran 50 tahun Apollo 11 di Kennedy Space Center.

Ia dan Buzz Aldrin adalah dua orang saksi hidup dari misi bersejarah tersebut. Komandan mereka, Neil Armstrong, meninggal pada 2012 di usia 82 tahun.


Perjalanan ke bulan menempuh jarak 402.336 kilometer dan membutuhkan empat hari perjalanan untuk mencapai Bulan. Pesawat yang membawa ketiga astronaut ini ke Bulan dinamakan Eagle (elang). Elang adalah lambang negara AS. Muncul kalimat populer ketika pesawat mendarat di Bulan pada 20 Juli 1969 pukul 20:17 UTC.

Armstrong lantas menjejakkan kaki sebagai orang pertama di Bulan enam jam kemudian pada 21 Juli pukul 02:56 UTC.

Ketika ia menjejakkan kaki untuk pertama kali di Bulan, Armstrong mengucapkan kalimat yang kini abadi, "sebuah langkah kecil untuk manusia, tapi langkah raksasa untuk umat manusia."

Hari Ini, 50 Tahun Lalu Misi Apollo 11 ke Bulan MeroketNeil Armstrong, Michael Collin, dan 'Buzz' Aldrin, tiga astronaut yang terbang dengan misi Apollo 11 ke Bulan (NASA / AFP)
Ketika Armstrong dan Aldrin menjelajah dan mengoleksi benda-benda untuk penelitian, Collins tetap berada di pesawat Columbia. Pesawat ini terbang di orbit Bulan sebagai satu-satunya kendaraan mereka untuk kembali ke Bumi.

"Penerbangan itu sangat menegangkan dan (kami) khawatir apa yang akan terjadi selanjutnya," jelas Collins.

Tidak seperti Collins, Aldrin tidak hadir dalam acara pembukaan pameran yang digelar hingga 22 Juli itu. Pria 89 tahun yang aktif di Twitter tersebut tengah menghadapi masalah kesehatan, keluarga, dan keuangan.

Aldrin adalah orang kedua dari 12 orang yang pernah mendarat di bulan. Dari 12 orang itu hanya 4 yang masih hidup hingga saat ini.

Aldrin ditinggal di modul komando Columbia, ketika Armstrong dan Aldrin pergi mendarat di Bulan. Ketika ditanya apakah ia merasa kesepian saat itu? Ia menampiknya.

"Tidak saya merasa baik-baik saja."

"Saya sangat nyaman menikmati kopi panas dan bisa mendengarkan musik jika saya ingin. Modul Komando Columbia menyediakan fasolitas yang saya butuhkan," tuturnya.

Para astronaut ini terbang ke Bulan ditemani seekor tikus putih. Tikus itu merupakan indikator jika para astronaut ini terinfeksi oleh penyakit antariksa berbahaya yang tidak diketahui.

Hari Ini, 50 Tahun Lalu Misi Apollo 11 ke Bulan MeroketNeil Armstrong meninggal pada usia 82 tahun pada 2012 lalu. (NASA / NASA / AFP)
Untuk itu ketiga astronaut ini mesti dikarantina selama tiga minggu setelah mendarat di Bumi. Mereka lantas melakukan tur dunia setelah misinya selesai.

Misi terakhir manusia ke Bulan terjadi pada 1972. AS tidak mengirim misi ke Bulan lagi setelah itu. Presiden George Bush sempat menjanjikan kembali ke Bulan pada 1989 dan anaknya George W. Bush kembali menjanjikan pada 2004. Tapi rencana keduanya terbentur Kongres yang tidak mendukung rencana itu.

Kini, Presiden Donald Trump punya ambisi serupa untuk kembali menjejakkan kaki ke Bulan pada 2024. Kali ini dengan membawa astronaut perempuan dalam misi tersebut. Tapi, target 2024 dianggap tidak realistis oleh NASA dan menyebabkan guncangan di oranisasi itu. (eks/eks)