Badan Pengawas AS Kritik Biaya Roket ke Bulan NASA

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 20/06/2019 12:09 WIB
Badan Pengawas AS Kritik Biaya Roket ke Bulan NASA Ilustrasi. (CNN Indonesia/Fajrian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Roket raksasa yang rencananya akan digunakan NASA untuk kembali ke Bulan pada 2024 mengalami penundaan. Sementara itu, perangkat yang dibutuhkan telah dibelanjakan hampir 30 persen.

Dilansir dari AFP, penundaan tersebut akan mengancam jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah Donald Trump untuk mengirimkan astronaut ke bulan, lima tahun dari sekarang.

Laporan oleh Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) mengatakan biaya roket Space Launch System (SLS) sekali pakai pertama yang sedang dibangun oleh Boeing telah meningkat dari US$6,2 miliar menjadi US$8 miliar atau naik 29 persen.

GAO mengungkap penerbangan pertamanya dijadwalkan berlangsung pada November 2018, tanggal kemudian direvisi menjadi Juni 2020, tetapi bahkan target itu sekarang tidak mungkin.


"Peluncuran pertama dapat terjadi hingga Juni 2021," ujar GAO.

Program ini sebelumnya telah dikritik oleh beberapa komunitas antariksa sebagai proyek patronase yang tetap hidup karena pentingnya pekerjaan, terutama di Alabama, negara yang diwakili oleh senator yang mengawasi alokasi termasuk keuangan NASA.

Pengawas itu juga menuduh badan antariksa itu tidak jelas dalam perhitungan biayanya.
"Keputusan manajemen NASA tentang cara melaporkan pertumbuhan biaya tidak sepenuhnya transparan dan mengaburkan kesulitan yang dihadapi program SLS dalam mengendalikan biaya," kata laporan itu.

Biaya untuk kapsul Orion yang sedang dibangun oleh Lockheed Martin yang akan mengangkut para astronot juga telah bertambah.

NASA memperkirakan biaya ini melebihi 5,6 persen, tetapi GAO mengatakan bahwa itu didasarkan pada tanggal peluncuran yang tidak akurat dan angka sebenarnya akan jauh lebih tinggi.

Audit tersebut juga mengkritik NASA karena terus memberi Boeing dan Lockheed Martin jutaan dolar per bulan dalam biaya penghargaan untuk kinerja yang baik. Mereka mendesak badan antariksa itu untuk mengevaluasi kembali strateginya untuk memberi insentif kepada kontraktor untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. (age/age)