Smartfren Klaim Tetap Ada Sinyal Saat Mati Lampu

tim, CNN Indonesia | Selasa, 06/08/2019 19:43 WIB
Smartfren Klaim Tetap Ada Sinyal Saat Mati Lampu Ilustrasi. (CNN Indonesia/Daniela Dinda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemadaman listrik masif sempat terjadi di DKI Jakarta dan sejumlah kota di Jawa Barat. Akibatnya, berpengaruh terhadap sinyal ponsel.

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan saat mati listrik terjadi, sinyal ponsel Smartfren masih bisa digunakan ketika sinyal sejumlah operator telekomunikasi mati.

"Kami cukup bangga karena Smartfren 'The Last Man Standing' di beberapa tempat, artinya yang lain sudah berguguran kami masih tetap bisa digunakan [sinyalnya]," kata Djoko kepada awak media usai peluncuran Xiaomi Redmi 7A di Fintech Space, Jakarta, Selasa (6/8).


Namun, Djoko mengakui bahwa pendapatan Smartfren sempat turun kurang dari 10 persen. Revenue yang dimaksud adalah pendapatan harian yang diterima perusahaan.
"Tidak terlalu banyak pengaruhnya terhadap kita punya revenue [pendapatan], jadi mungkin kurang dari 10 persen," ujarnya.

Untuk penggunaan paket data internet, Smartfren juga mengakui pendapatan turun sekitar 10 persen namun hal itu bukan masalah karena tidak semua daerah mengalami pemadaman listrik total.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memperkirakan operator telekomunikasi menelan kerugian di atas Rp100 miliar akibat padamnya listrik PLN di sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah. Proyeksi ini berasal dari jumlah dan durasi infrastruktur telekomunikasi nirkabel (Base Transceiver Station/BTS) yang nonaktif selama listrik mati.

Rudiantara menjelaskan operator telekomunikasi setidaknya bisa menikmati pendapatan sebesar Rp60 triliun sampai Rp70 triliun per tahun. Angka itu merupakan nilai pendapatan yang didapat dari pelayanan akses telekomunikasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Artinya, operator setidaknya bisa mendapat pendapatan sekitar Rp200 miliar per hari ketika akses listrik berjalan normal. Namun, pada Minggu kemarin, akses listrik mati hampir 12 jam. (din/age)