Cara Tangkal Pembajakan Pesan di WhatsApp

jnp, CNN Indonesia | Minggu, 11/08/2019 11:22 WIB
Cara Tangkal Pembajakan Pesan di WhatsApp Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Celah keamanan di WhatsApp yang bisa digunakan untuk membajak isi pesan cukup meresahkan. Pasalnya, celah keamanan ini membuat pesan asli bisa disabotase dengan pesan yang telah diubah oleh pembajak. 

Sebelumnya diberitakan WhatsApp memiliki celah keamanan siber ini membuat orang jahat bisa mengubah isi pesan yang sudah dikirim seseorang.

Misalnya pesan berisi, "kamu akan dapat kenaikan gaji 500 ribu" diubah menjadi "kamu akan dapat kenaikan gaji Rp900 ribu".


Celah keamanan itu bisa menipu pengguna agar percaya bahwa mereka mengirim pesan pribadi ke satu orang, padahal sebenarnya pesan mereka masuk ke grup.

Selain itu, celah keamanan ini juga bisa membuat seseoarang untuk mengubah identitas pengirim pesan dengan menggunakan fungsi 'kutipan' atau 'quote'.

Untuk itu peneliti keamanan di Kaspersky, Victor Chebyshev menyarankan agar pengguna selalu melakukan konfirmasi pesan dan melakukan pembaruan aplikasi untuk menutup celah keamanan ini. 

"Kami sangat menyarankan untuk terus memerhatikan kapan pembaruan WhatsApp dirilis dan segera lakukan pengunduhan versi terbaru agar tetap aman," katanya seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (9/8). 

Ia mengatakan celah keamanan memang harus diperhatikan. Pasalnya banyak potensi terjadinya kejahatan akibat celah keamanan ini. Akan tetapi, bukan berarti pengguna harus berhenti menggunakan WhatsApp.

"Kami sangat menyarankan untuk terus mengawasi kapan pembaruan WhatsApp dirilis dan segera lakukan pengunduhan versi terbaru agar tetap aman," tuturnya.

Menurutnya celah keamanan ini berpotensi pada munculnya tuduhan-tuduhan yang merugikan akibat menyebarnya pesan palsu.

Oleh karena itu, Victor juga menyarankan agar pengguna melakukan konfirmasi ke penulis pesan apabila tidak yakin bahwa pesan tersebut dikirimkan oleh penulis.

"Para pengguna harus sangat berhati-hati saat berkontribusi pada percakapan dalam grup. Jika ada keraguan selama berlangsungnya korespondensi, konfirmasikan identitas penulis dalam percakapan pribadi," ujarnya.

Sebelumnya, celah keamanan WhatsApp ini diumumkan oleh perusahaan keamanan siber Chekpoint. Namun, celah keamanan itu telah berhasil diperbaiki oleh Facebook.

Facebook yang notabene pemilik WhatsApp belum memberikan komentar soal masalah ini. Vanunu mengatakan Facebook telah memberi tahu mereka bahwa masalah lain tidak dapat diselesaikan karena 'keterbatasan infrastruktur' di WhatsApp. (eks)