Perusahaan milik Evan Spiegel ini mengatakan lensa kacamata dibekali teknologi dual HD untuk menangkap objek dengan kedalaman dan dimensi 3D dengan mekanisme yang sama seperti mata manusia.
Disamping fitur 3D, generasi terbaru Spectacles ini hadir dengan desain lebih ramping dan lensa bulat. Lensa ini juga bisa dipakai pengguna untuk mengabadikan foto dan video dengan menekan tombol yang terdapat di kedua sisi lensa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Snap mengatakan pihaknya belum menyerah untuk menggarap kacamata pintar karena masih melihat ceruk bisnis yang akan berkembang. Teknologi augmented reality disebut masih akan tumbuh bukan hanya di layar sebesar ponsel.
Snap memastikan kacamata pintar terbarunya ini sudah bisa dipesan dengan opsi warna hitam dengan sapuan 'mineral' serta 'nuansa' rose-gold.
Lihat juga:Snap Akhirnya Berhasil Tambah Pengguna Lagi |
Analis dari lembaga riset eMarketer, Debra Aho Williamson mengatakan ia ragu dengan eksperimen Snap lewat produk kacamata berteknologi AR. Ditambah harga yang dinilai terlalu tinggi untuk sebuah kacamata pintar.
"Harganya terlalu tinggi dan antarmuka yang kemungkinan besar membuat pengguna Snapchat terasa kikuk dengan cara kerja kamera menjadi faktor penghambatnya," ungkap Williamson seperti dilansir CNN.
[Gambas:Video CNN]
(evn)