Snap tidak mengungkap alasan di balik keputusan Stone meninggalkan perusahaan. Namun, Snap memastikan Stone tidak terlibat perselisihan hingga membuatnya hengkang.
Stone bergabung dengan perusahaan yang didirikan oleh Evan Spiegel pada Mei 2018 menggantikan posisi Drew Volerro yang mengundukan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stone telah memberikan dampak besar dalam waktu singkat dan kami sangat berterima kasih atas semua kerja kerasnya," tulis Spiegel.
Selain Stone, belakangan induk perusahaan Snapchat ini tengah dihadapkan pada hengkangnya sejumlah petinggi perusahaan. Chief strategy officer Imran Khan memutuskan hengkang pada September disusul vice president of content Nick Bell pada November 2018.
Spigel dan tim belakangan bergulat dengan urusan profit hingga rencana perombakan aplikasi Snapchat. Atas alasan tersebut, dalam dua kuartal terakhir Snapchat mencatatkan penurunan pengguna yang signifikan. (reuters/evn)