Dua Faktor di Balik 'Aksi' Oppo Salip Samsung Rajai Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 08:06 WIB
Dua Faktor di Balik 'Aksi' Oppo Salip Samsung Rajai Indonesia Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Dini Nur Asih)
Jakarta, CNN Indonesia -- Oppo membeberkan dua faktor utama yang membuat vendor asal China menyalip Samsung terkait pengapalan di Indonesia pada kuartal kedua 2019.

PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto menjelaskan faktor pertama adalah dari segi distribusi. Oppo gencar melakukan distribusi secara offline ke kota tingkat dua hingga ke pedesaan.

"Kami gencar melakukan distribusi secara offline, sampai ke daerah tingkat dua, pedesaan, dan tempat yang mungkin tidak menemukan ponsel di situ, tapi kami masuk daerah situ. Itu yang membuat angka dari market share Oppo jadi agresif," kata Aryo usai acara Oppo Renoscape, Rabu (14/8).


Faktor kedua adalah dari segi desain dan teknologi. Aryo mengatakan pihaknya tak ragu menyematkan teknologi yang berada di ponsel flagship ke ponsel-ponsel mid-end untuk menjangkau pangsa pasar.

"Kami selalu berupaya membawa teknologi yang ada di perangkat flagship atau premium ke perangkat menengah kami. Misalnya Vooc (flash charge), dulu bisa didapatkan di perangkat Rp5  jutaan dan Rp7 jutaan, sekarang dibawa ke perangkat Rp3 jutaan seperti di K3 dan F11 Pro," katanya.

Dari sisi desain, Aryo mengatakan Oppo juga membawa sebuah terobosan terbaru dengan kehadiran desain simetris. Desain simetris tersebut meletakkan modul kamera  dan pemindai sidik jari di tengah-tengah ponsel.

Laporan lembaga riset Canalys mencatat data pengapalan ponsel pintar di Indonesia hingga kuartal kedua 2019 tidak lagi menjadikan Samsung sebagai penguasa pasar.

Aryo mengatakan desain tersebut menjadi ciri khas Oppo karena desain tersebut tidak ditemukan di ponsel lainnya.

"Orang itu biasanya membeli perangkat yang tampil beda, contohnya sisi desain, desain simetris pada Reno Series kita turunkan ke K3, biasanya kebanyakan ponsel memiliki desain yang sama, kamera di sebelah kiri, jadi kerap diasosiasikan dengan merek lain," katanya.

Untuk pertama kalinya, Oppo tercatat menyalip posisi Samsung ke peringkat pertama bisnis ponsel pintar di Indonesia. Oppo memiliki pangsa pasar 26 persen dengan pertumbuhan 54 persen dari periode yang sama setahun silam.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)