'Ongkos Mahal' Kebakaran Hutan di Indonesia

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 15/08/2019 18:27 WIB
Dampak Ekologis Karhutla. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Dampak Ekologis

Laode Alhamd, Peneliti Bidang Ekologi LIPI mengungkap ada tujuh dampak ekologis dari karhutla.

1. Hilangnya sejumlah spesies
Selain membakar aneka flora, kebakaran hutan juga mengancam kelangsungan hidup sejumlah binatang. Berbagai spesies endemic (tumbuhan maupun hewan) terancam punah akibat kebakaran hutan.

2. Erosi.
Hutan dengan tanamannya berfungsi sebagai penahan erosi. Ketika tanaman musnah akibat kebakaran hutan akan menyisakan lahan hutan yang mudah terkena erosi baik oleh air hujan bahkan angin sekalipun.


3. Alih fungsi hutan
Kawasan hutan yang terbakar membutuhkan waktu yang lama untuk kembali menjadi hutan. Bahkan sering kali hutan mengalami perubahan peruntukan menjadi perkebunan atau padang ilalang.

4. Penurunan kualitas air
Salah satu fungsi ekologis hutan adalah dalam daur hidrologis. Terbakarnya hutan memberikan dampak hilangnya kemampuan hutan menyerap dan menyimpan air hujan.

5. Pemanasan Global
Kebakaran hutan menghasilkan asap dan gas CO2 dan gas lainnya. Selain itu, dengan terbakarnya hutan akan menurunkan kemampuan hutan sebagai penyimpan karbon. Keduanya berpengaruh besar pada perubahan iklim dan pemansan global.

6. Sendimentasi sungai
Debu dan sisa pembakaran yang terbawa erosi akan mengendap di sungai dan menimbulkan pendangkalan.

7. Meningkatnya bencana alam
Terganggunya fungsi ekologi hutan akibat kebakaran hutan membuat intensitas bencana alam (banjir, tanah longsor, dan kekeringan) meningkat. (age/age)
HALAMAN :
1 2