Listrik Padam, Tri Akui Jaringan Terdampak Secara Nasional

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 10:28 WIB
Listrik Padam, Tri Akui Jaringan Terdampak Secara Nasional Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Robert Galbraith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hutchison Tri Indonesia (Tri) menanggapi laporan Open Signal terkait dampak pemadaman listrik terhadap jaringan telekomunikasi secara nasional. Tri mengatakan jaringan telekomunikasinya mati selama dua hingga dua setengah jam di Indonesia.

Wakil Direktur Hutchison Tri Indonesia, Danny Buldansyah mengatakan pemadaman listrik memang langsung menyebabkan kelumpuhan di jaringan telekomunikasi.

"Karena mati mendadak begitu kadang-kadang langsung glitch atau rusak begitu. Maka kita  perlu waktu dua sampai dua setengah jam untuk mengganti beberapa elemen dalam jaringan," kata Danny di kawasan SCBD, Kamis (15/8).


Ia mengatakan sistem jaringan telekomunikasi yang ikut mati di area pemadaman listrik merupakan sistem yang turut mendukung jaringan secara nasional.

"Tapi setelah dua jam sudah nyala lagi, tapi yang di Jawa Barat dan Jakarta itu pemadaman jaringan sesuai dengan matinya PLN," ungkapnya.

Danny mengatakan akibat pemadaman tersebut, Tri mengalami penurunan penggunaan data sebanyak 30 persen. Tri juga mencatat kerugian Rp15 sampai Rp20 miliar.

Danny mengatakan ke depannya untuk menghindari pemadaman jaringan secara nasional, Tri mengatakan akan menyediakan cadangan listrik darurat lebih banyak. Khususnya di daerah Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan.

"Kami fokus untuk menyediakan cadangan listrik darurat. Tapi kebanyakan untuk di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, karena memang daya di situ agak jelek," kata Danny.

Danny juga mengatakan cadangan listrik darurat akan disediakan di tempat-tempat strategis, seperti bandara, pos militer, hingga rumah sakit.

Ia mengatakan pemulihan jaringan di Jakarta memakan waktu lama karena tidak menyediakan cadangan listrik darurat. Pasalnya Tri mengatakan daya listrik di Jakarta dan sekitarnya sangat stabil.

"Sementara Jawa itu relatif stabil dayanya selama ini, karena stabil makanya kita bilang daya listrik di Jakarta sangat stabil. Maka kita menyediakan cadangan listrik yang cukup untuk mengatasi kejadian pemadaman yang sampai 6 sampai 7 jam," katanya.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)