Wakil Direktur Hutchison Tri Indonesia, Danny Buldansyah mengatakan pemadaman listrik memang langsung menyebabkan kelumpuhan di jaringan telekomunikasi.
"Karena mati mendadak begitu kadang-kadang langsung glitch atau rusak begitu. Maka kita perlu waktu dua sampai dua setengah jam untuk mengganti beberapa elemen dalam jaringan," kata Danny di kawasan SCBD, Kamis (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Hitung-hitungan Ganti Rugi Listrik Mati |
"Tapi setelah dua jam sudah nyala lagi, tapi yang di Jawa Barat dan Jakarta itu pemadaman jaringan sesuai dengan matinya PLN," ungkapnya.
Danny mengatakan ke depannya untuk menghindari pemadaman jaringan secara nasional, Tri mengatakan akan menyediakan cadangan listrik darurat lebih banyak. Khususnya di daerah Sumatra, Sulawesi dan Kalimantan.
"Kami fokus untuk menyediakan cadangan listrik darurat. Tapi kebanyakan untuk di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, karena memang daya di situ agak jelek," kata Danny.
Ia mengatakan pemulihan jaringan di Jakarta memakan waktu lama karena tidak menyediakan cadangan listrik darurat. Pasalnya Tri mengatakan daya listrik di Jakarta dan sekitarnya sangat stabil.
"Sementara Jawa itu relatif stabil dayanya selama ini, karena stabil makanya kita bilang daya listrik di Jakarta sangat stabil. Maka kita menyediakan cadangan listrik yang cukup untuk mengatasi kejadian pemadaman yang sampai 6 sampai 7 jam," katanya.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)