Penggalian gereja berusia 1400 tahun tersebut dilakukan di Lyminge, dekat Folkstone. Dari penggalian diketahui gereja dibangun dari batu sekitar 633 Masehi.
Pembangunan gereja dilakukan oleh seorang perintis Kristen, Ethelburga dari Kent. Ethelburga adalah istri kedua dari Raja Edwin dari Kerajaan Northumbria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa temuan menarik seperti makam Ethelburga dan kerangka seorang anak, ditemukan di gereja tersebut.
Hasil analisis menunjukkan kerangka anak diketahui berusia sekitar 8 atau 9 tahun, meski gagal menemukan jenis kelaminnya.
Dilansir dari Brinkwire, temuan lainnya adalah uang perak abad ke-14 serta potongan batu kapur dari abad ke-14.
"Tubuh itu mungkin abad pertengahan, berasal dari periode setelah gereja Anglo-Saxon dihancurkan, yang mungkin pada abad ke-11, dan sebelum teras gereja baru dibangun pada abad ke-16," kata Manajer Proyek Rob Baldwin.
Istri Raja Kent, Ethelbert yang bernama Bertha menerima Agustinus yang kemudian meyakinkan raja untuk dibaptis.
Mengutip Daily Mail, Ethelburga kemudian direbut oleh Raja Edwin dari utara pada 620 Masehi. Kepercayaan Ethelburga yang kuat membuatnya mendirikan Gereja Katedral York dan gereja batu di Lyminge.
[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)