Semula pendiri sekaligus CEO Huawei, Ren Zhengfei pada Juni lalu memperkirakan sanksi AS akan mengurangi pemasukan perusahaan sebanyak US$30 miliar.
"Sepertinya akan sedikit lebih rendah dari itu. Tetapi Anda harus menunggu sampai hasil kami muncul pada Maret," ucap deputy chairman Huawei, Eric Xu dalam sebuah konferensi media seperti dilansir Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai upaya adanya kemungkinan terburuk, Huawei berupaya mengurangi ketergantungan pada teknologi asing.
Disamping itu, Huawei juga telah mengembangkan cip Ascend 910 yang telah didukung teknologi kecerdasan buatan. Cip Ascend 910 kabarnya akan dipakai untuk menyokong ponsel buatan Huawei.
"Namun pengurangan (penjualan) lebih dari US$10 miliar bisa saja terjadi," ucap Xu.
AS sendiri kembali menunda aturan pemblokiran terhadap Huawei selama 90 hari sampai 19 Agustus. Pemerintahan Trump kembali menunda pemblokiran untuk kedua kalinya selama 90 hari.
[Gambas:Video CNN] (evn)