Huawei Susul Operator Korsel Mulai Riset 6G

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 16/08/2019 12:09 WIB
Huawei Susul Operator Korsel Mulai Riset 6G Ilustrasi. (Foto: REUTERS/Yuyang Wang)
Jakarta, CNN Indonesia -- Huawei Technlogies mulai melakukan riset untuk pengembangan teknologi jaringan 6G dengan membangun pusat penelitian di Ottawa, Kanada.

Untuk kebutuhan riset, Huawei bekerja sama dengan lebih dari 13 universitas di Kanada dan sejumlah lembaga penelitian. Mengutip The Logic, Huawei dikabarkan berambisi meluncurkan 6G secara komersial sebelum 2030.

Langkah Huawei ini sudah lebih dulu dilakukan oleh operator asal Korea Selatan, SK Telecom yang meneken kerja sama dengan Nokia dan Huawei untuk pengembangan 6G.


SK Telecom akan membuat serangkaian persyaratan membangun dan mengauntentikasi teknologi dari jaringan nirkabel 6G.

Ericsson, Nokia, dan Samsung Electronic sendiri merupakan pemasok utama peralatan telekomunikasi jaringan 5G untuk SK Telecom.

Penelitian dan pengembangan akan dilakukan mulai dari proses Ultra Reliable dan Low Lantency (URRLC), Distributed Multiple Input dan Multiple Output (MIMO) dan Artificial Intelligence (AI), pita 28GHz dan jaringan 5G Stand-Alone (SA) untuk diterapkan pada jaringan 6G mendatang.

Dilansir CNet, selain Ericsson dan Nokia, Samsung menyatakan akan mengadakan penelitian jaringan 6G. Untuk mendukung upaya tersebut, perusahaan asal Korea Selatan ini telah memperluas tim riset telekomunikasi dan membentuk grup bernama Advanced Research Center yang berkantor di Seoul, Korea Selatan.

Sementara itu pengembangan 5G oleh Huawei sempat terganjal lantaran dituding sebagai alat spionase pemerintah China. Akibatnya, Presiden Donald Trump sempat memasukkan Huawei sebagai daftar hitam bisnis dengan perusahaan teknologi asal AS.

[Gambas:Video CNN] (din/evn)