"Rekaman itu berdurasi sekitar beberapa detik, kadang-kadang kita juga mendengar percakapan soal data pribadi," kata salah satu pegawai tersebut.
Selain itu pegawai dari perusahaan kontraktor lain yang beroperasi di kota Cork, Irlandia menyebut sebagian besar pengguna beraksen Kanada, Australia, dan Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengerti alasan mengapa perusahaan melakukannya [mendengarkan percakapan Siri] dan saya juga bisa memaklumi mengapa banyak orang merasa itu adalah pelanggaran privasi karena mereka tidak diberitahu oleh perusahaan," ujarnya seperti dilansir Irish Examiner.
Apple melaporkan telah mengikuti jejak Facebook yang tak lagi menggunakan pihak ketiga untuk meninjau percakapan pengguna melalui Siri.
Sementara Amazon telah mengizinkan pengguna untuk berhenti menggunakan speaker pintar. Sedangkan Google masih mempertahankan Google Assistant yang bisa beroperasi dalam berbagai bahasa.
[Gambas:Video CNN] (din/evn)