4 Aplikasi Saingan Gojek di Malaysia

CNN Indonesia | Rabu, 28/08/2019 09:22 WIB
4 Aplikasi Saingan Gojek di Malaysia Ilustrasi (CNN Indonesia/Daniela Dinda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gojek berencana mengekspansi bisnisnya di Malaysia. Malaysia sendiri dikenal sebagai negeri asal dari Anthony Tan yang menjadi pendiri Grab. Ternyata, selain Grab, ada pula beberapa startup lain yang bisnisnya menyerupai bisnis Gojek dan Grab.

CNNIndonesia.com merangkum empat jagoan lokal di Malaysia dari sektor industri ride-hailing dan layanan pengiriman barang yang akan diusik Gojek.

1. Grab
Perusahaan besutan Anthony Tan ini telah menjadi kekuatan utama penggerak transportasi online disamping Gojek dan Uber. Aplikasi Grab telah diunduh sebanyak lebih dari 155 juta, memberikan pengguna Grab kemudahan untuk terhubung dengan 9 juta mitra pengemudi dan agen.


Grab menyediakan layanan transportasi on-demand di Asia
Tenggara, serta layanan pengantaran makanan dan barang di lebih dari 338 kota di 8 negara. Pada Desember 2018, perusahaan mengklaim telah mendapat total pendanaan sebesar US$6,5 miliar atau sekitar Rp92,6 triliun.

Layanan Grab di Malaysia mencakup GrabCar, GrabRide, GrabSend, hingga GrabFood.

2. Dego
Dego merupakan aplikasi besutan putra bangsa Malaysia, Nabil Feisal Bhamadhay yang saat ini menjabat sebagai CEO Dego. Berbeda dengan Grab, Uber, dan Gojek, Dego hanya menyediakan layanan ojek online dan layanan pengiriman barang pintu ke pintu.

kan tetapi pada 2017, pemerintah resmi melarang pengoperasian Dego Ride dengan alasan keamanan dan ansuransi. Akan tetapi, situs Dego masih menyertakan layanan Dego Ride.

Berbeda pula dengan Grab, Uber, dan Gojek, Dego Ride memiliki jam kerja dari jam 9 pagi hingga jam 10 malam. Layanan Dego juga masih terbatas di Lembang Klang. Lembah Klang sendiri berada di pusat ibukota Malaysia, 

3. MatDespatch
Untuk urusan layanan pengantaran barang, GoSend bakal mengusik para pemain layanan pengantaran barang pintu ke pintu berbasis aplikasi di Malaysia. Salah satu pemain lokal pengantaran barang di Malaysia adalah MatDespatch.

MatDespatch menawarkan pengiriman di hari yang sama, pengiriman ekspres tiga jam, pengiriman super ekspres, hingga pengiriman paket dengan ukuran besar.

Serupa dengan layanan Dego Ride, layanan MatDespatch bari bisa digunakan di Lembah Klang.

4. Karhoo
Serupa dengan MatDespatch, Karhoo layanan pengantaran barang pintu ke pintu berbasis aplikasi asli Malaysia. Karhoo menawarkan layanan berupa layanan premier 1-3 hours Delivery, (3HrD), Same Day Delivery (SDD) and Next Day Delivery (NDD). Layanan ini pun masih terbatas di Lembah Klang.

Sebelumnya, Gojek menyebut telah mendapat lampu hijau dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad untuk mengaspal di negaranya.

Namun, rencana ekspansi Gojek ke Negeri Jiran awalnya mendapat reaksi keras setelah bos perusahaan Big Blue Taxi Services, Shamsubahrin Ismail menolak keberadaan Gojek. Padahal Gojek menyebut ekspansi bisnis mereka di Malaysia sudah mendapat restu dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

Di Indonesia, masalah jadi runyam setelah video pernyataan bos perusahaan Big Blue Taxi Services, Shamsubahrin Ismail ramai dibicarakan netizen. Dalam video itu, Shamsubahrin dianggap merendahkan para mitra Gojek di Indonesia. (jnp/eks)