Menyerah di Australia, Infiniti Fokus ke China

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa, 03/09/2019 11:13 WIB
Menyerah di Australia, Infiniti Fokus ke China Infiniti berencana angkat kaki dari Australia mulai 2020. (Foto: AFP PHOTO / JIM WATSON)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan otomotif asal Jepang Infiniti memutuskan akan angkat kaki dari Australia pada akhir 2020 setelah mengalami penurunan penjualan beberapa tahun terakhir.

Perusahaan dikabarkan akan menjual mobil-mobil yang mereka impor ke Australia melalui lima dealer -dua dealer di Sydney dan Melbourne, dan satu dealer di Perth. Penjualan bakal dilakukan hanya untuk menghabiskan stok unit.

Mengutip Caradvice.com.au, Selasa (3/9), Infiniti akan bergabung dengan beberapa merek yang memutuskan hengkang dari Australia seperti Opel, Chery, hingga merek Malaysia, Proton.


Untuk layanan purnajual meliputi servis dan kebutuhan suku cadang, Infiniti kemungkinan bakal meminta bantuan dealer Nissan di Australia.

"Perusahaan akan mengkonfirmasi pengaturan ini dalam beberapa bulan mendatang," kata perwakilan Infiniti.

Infiniti masuk Australia pada pertengahan 2012. Selama tujuh tahun (2012-2019) perusahaan hanya berhasil melego 3.987 unit atau rata-rata 570 unit per tahun atau 47 unit per bulan.

Di Australia Infiniti menjual sejumlah model mulail hatchback Q30 dan crossover QX30 berbasis Mercedes, sedan Q50, Q60 coupe, crossover QX70, dan QX80 yang berbasis Nissan Patrol.

Jika dibandingkan kompetitornya sesama brand premium seperti Lexus dan Mercedes-benz, merek Infiniti tampak sangat 'menderita. Lexus berhasil mengemas sebanyak 800 unit per bulan, sementara Mercedes-Benz bisa mencapai 4.050 unit hanya pada Juni 2019.

Drive.com.au melaporkan bahwa Infiniti ke depan bakal fokus untuk menggarap pasar China dan Amerika Utara. Selain itu rencana bisnis perusahaan lainnya yaitu keluar dari Eropa Barat pada awal 2020, menghentikan penjualan mesin diesel, hingga lebih 'merapat' bersama Nissan untuk pengembangan kendaraan demi menekan biaya produksi.

"Perusahaan akan fokus pada jajaran SUV di Amerika Utara, membawa lima kendaraan baru ke China selama lima tahun ke depan dan bekerja untuk meningkatkan kualitas penjualan dan nilai residu," tulis Infiniti. (ryh/mik)