Merger Axiata dan Telenor Resmi Batal

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 06:55 WIB
Merger Axiata dan Telenor Resmi Batal Ilustrasi. (Diolah dari Istockphoto/OSTILL)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana merger Telenor dan Axiata resmi batal. Kedua operator tersebut telah mengumumkan rencana pembatalan merger di website resmi mereka masing-masing.

Telenor menuliskan Axiata Group Berhad dan Telenor Group telah sepakat mengakhiri diskusi aset telekomunikasi dan infrastruktur mereka di Asia.

"Selama empat bulan terakhir, kedua pihak telah mengerjakan uji tuntas dan penyelesaian perjanjian transaksi yang harus diselesaikan dalam kuartal ketiga 2019. Karena beberapa kompleksitas yang terlibat dalam Proposed Transaction, para pihak telah sepakat untuk mengakhiri diskusi," tulis pernyataan resmi Telenor, Jumat (6/9).
Pernyataan yang serupa pun diunggah oleh Axiata dalam laman resminya. Namun, Axiata menambahkan batalnya merger ini tidak akan mempengaruhi grup dalam mencapai target 2022.


Ketua Axiata Tan Sri Ghazzali Sheikh Abdul Khalid mengatakan perusahaan mengakui dasar pemikiran strategis yang kuat dari Proposed Transaction dan sama-sama menyadari tingkat kompleksitas dari kesepakatan semacam itu yang meluas di sembilan negara dan 14 entitas utama.

"Terlepas dari sinergi yang diungkapkan dari merger, kami yakin bahwa penghentian Proposed Transaction tidak mempengaruhi grup dalam mencapai ambisi juara digital," ujarnya dalam keterangan resmi.

Sebelum resmi batal, pembahasan kedua grup perusahaan telekomunikasi ini terbilang alot. Ada beberapa kendala seperti isu minyak sawit yang mengganjal antar keduanya. (age/age)