Pengamat Nilai PHK Massal Bukalapak Baik untuk Jadi Decacorn

age, CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 16:11 WIB
Pengamat Nilai PHK Massal Bukalapak Baik untuk Jadi Decacorn Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat sekaligus akademisi dari Universitas Indonesia menilai aksi pemangkasan ratusan karyawan Bukalapak sebagai langkah baik untuk mengejar status decacorn. Pemangkasan juga dilakukan demi mengejar efisiensi perusahaan demi mencapai valuasi US$10 miliar.

Ekonom Universitas Indonesia, Fithria Faisal Hastiadi mengatakan aksi PHK massal tersebut bisa mempercepat perkembangan perusahaan. Menurutnya hal tersebut lazim dilakukan untuk memangkas 'lemak' atau beban di perusahaan.

"Mungkin ini bagian dari strategi mengejar status yang lebih tinggi, decacorn misalnya. Mungkin ada masukan dari investor bahwa Bukalapak telah gemuk sehingga perlu lakukan efisiensi untuk lebih cepat pertumbuhannya," kata Fithra saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (10/9).


Menurutnya aksi pemangkasan karyawan yang dianggap kurang produktif dilakukan melalui perhitungan perusahaan. Pasalnya, Bukalapak tentu tak mengeluarkan sedikit anggaran untuk memberikan pesangon bagi karyawan yang terkena PHK.

"Dengan PHK ini Bukalapak juga mengeluarkan ongkos lumayan untuk membayar kompensasi seharusnya ongkosnya lumayan, mereka harus bayar kompensasi dan lain lain. Saya kira Bukalapak sudah perhitungkan," ucapnya.

Isu kelebihan karyawan, menurut Fithra memang telah tercium sejak lama di Bukalapak. Ia mengatakan selain pemangkasan, Bukalapak pasti akan memfokuskan karyawan ke divisi-divisi yang dianggap akan mendorong perkembangan bisnis perusahaan.

"Saya melihat isunya memang overload karyawan, kita lihat dalam beberapa tahun terakhir rekrutmen Bukalapak memang sudah cukup intensif sehingga overload organisasi," ujarnya.

Sebelumnya, Bukalapak dikabarkan melakukan pemangkasan ratusan karyawan dengan alasan efisiensi perusahaan.

Menanggapi hal tersebut, Head of Corporate Communication Bukalapak Intan Wibisono mengungkap perusahaannya sedang menata diri dan mulai beroperasi layaknya perusahaan yang sudah dewasa.

"Bukalapak sudah tumbuh sebesar dan secepat ini dalam kurun waktu singkat. Di skala perusahaan seperti ini tentunya kami perlu menata diri dan mulai beroperasi layaknya perusahaan yang sudah dewasa, atau bisa kami sebut sebagai a grown up company," ujarnya melalui pesan teks.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)