PHK Massal Karyawan Bukalapak Tak Pengaruhi Status Unicorn

cnn indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 10/09/2019 17:17 WIB
PHK Massal Karyawan Bukalapak Tak Pengaruhi Status Unicorn Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemangkasan ratusan karyawan Bukalapak tidak akan memengaruhi status Bukalapak sebagai unicorn. Ekonom dan akademisi Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi mengatakan valuasi berkaitan erat dengan proyeksi traksi dan leverage.

Unicorn adalah perusahaan startup yang memiliki nilai valuasi sebesar US$1 miliar. Selain Bukalapak, unicorn asal Indonesia yakni Gojek, Traveloka, dan Tokopedia.

"Saya rasa tidak ada pengaruh signifikan. Karena kalau bicara valuasi itu terkait dengan proyeksi traksi atau leverage ke depan seperti apa. Ini kan hanya penyesuaian sumber daya manusia, saya kira tidak pengaruh," ujar Fithra saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (10/9).


Traksi adalah acuan keberhasilan sebuah startup dalam menjalankan bisnis. Traksi dihitung ketika orang mulai memerhatikan, membicarakan, dan menggunakan produk atau layanan perusahaan.

Sementara leverage merupakan kemampuan perusahaan untuk menggunakan aset dari dana pinjaman untuk menciptakan hasil pengembalian yang baik dan mengurangi biaya. Leverage menjadi indikator pertimbangan penting bagi investor atau kreditur untuk menilai investasi mereka.

Bagi Fithra, pemangkasan ratusan karyawan dilakukan untuk efisiensi demi mendorong perkembangan Bukalapak menyandang gelar decacorn. Decacorn sendiri merupakan perusahaan yang memiliki valuasi US$10 miliar.

Menurutnya, pemangkasan 'beban' di divisi-divisi yang dianggap kurang produktif merupakan hal lumrah terjadi di korporasi.

"Kalau saya melihat ini aktivitas korporasi biasa meskipun memang, terkesan cukup tiba tiba. Ini hal wajar bahkan layak untuk dilakukan perusahaan ketika tren menanjak, melakukan efisiensi," tandasnya.

Bukalapak dikabarkan melakukan aksi pemangkasan ratusan karyawan di sejumlah divisi. Sumber CNNIndonesia.com mengatakan beberapa divisi seperti engineer, marketing, dan costumer service menjadi 'korban' dari dugaan pemangkasan tersebut.

[Gambas:Video CNN] (jnp/evn)