3 Gim Baru Tokyo Game Show 2019

CNN Indonesia | Rabu, 18/09/2019 05:53 WIB
3 Gim Baru Tokyo Game Show 2019 Ilustrasi. (AFP PHOTO / Martin BUREAU)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perhelatan tahunan Tokyo Game Show 2019 yang dimulai sejak 12 September 2019 baru saja berakhir Minggu (15/9). Pada acara tersebut, sejumlah perusahaan gim terkenal Jepang dan negara-negara lainnya meluncurkan gim edisi terbaru yang telah dinanti para penggemarnya. 

Salah satu permainan yang paling diminati pada Tokyo Game Show ini adalah Final Fantasy VII Remake. Gim yang dikembangkan oleh Square Enix ini akan menambahkan mode klasik yang memungkinkan bermain seperti pada versi aslinya yang keluar pada 1997. 

Dilansir dari Hypebeast, Square Enix mengatakan pemain yang lebih suka bermain game dalam mode klasik tidak perlu khawatir tentang sisi aksi sistem tempur dan malah bisa fokus pada memilih perintah, sehingga memungkinkan untuk bermain seolah-olah itu adalah Role-Playing Game (RPG) berbasis menu klasik. 
Gim ini dijadwalkan akan dirilis di PlayStation 4 pada 3 Maret 2020.
 Gim lainnya yang juga ditunggu-tunggu dalam Tokyo Game Show kali ini adalah Dragon Ball Z: Kakarot. Dalam trailer, terlihat menghidupkan kembali pertarungan klasik antara Gohan dan Cell. Gim dari Bandai Namco ini akan tersedia pada 17 Januari 2020 untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One.


Permainan lainnya yang juga tak kalah menarik perhatian adalah Death Streading yang dikabarkan akan rilis pada 8 November 2019 mendatang. Dalam trailer, pemain tidak akan bermain sebagai karakter Norman Reedus.

Seperti yang ditunjukkan dalam demo, di area ini Anda tidak benar-benar bermain sebagai karakter Norman Reedus, Sam Porter Bridges. Anda akan seolah-olah bermain sesuai perintahnya.
Dikutip dari The Verge, desainer Death Streading, Hideo Kojima mengatakan bahwa jenis ini merupakan permainan aksi yang sepenuhnya baru. Menurutnya, tujuan pemain adalah menghubungkan kembali kota-kota yang terisolasi dan masyarakat yang terpecah belah. 

"Semua elemen, termasuk cerita dan gameplay, terikat bersama oleh tema 'untai,' atau koneksi. Sebagai Sam Porter Bridges, Anda akan berusaha untuk 'menjembatani' divisi-divisi ini, dan dengan melakukan hal itu, membuat ikatan baru atau 'untaian' dengan pemain lain di seluruh dunia," jelasnya. (ndn/age)