Regulasi IMEI Disebut Tak Pengaruhi Harga Jual Ponsel Resmi

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 07:02 WIB
Regulasi IMEI Disebut Tak Pengaruhi Harga Jual Ponsel Resmi Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menyebut harga jual ponsel ke konsumen tidak terpengaruh aturan IMEI ketika diterapkan pada April 2020 mendatang.

Ketua APSI, Hasal Aula menagtakan persaingan antar vendor ponsel di Indonesia hingga saat ini masih kuat.

"Harga ponsel jadi murah atau mahal tidak berpengaruh saat aturan IMEI diterapkan tahun depan karena persaingan pasar [antar vendor ponsel di Indonesia]," kata Hasan kepada awak media di kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Jumat (18/10).


Bahkan tanpa aturan IMEI pun, Hasal mengatakan harga ponsel tetap tidak menentu.

"Tanpa adanya aturan ini [IMEI] pun, harga ponsel bisa turun-naik tergantung persaingan pasar," ucapnya.

Kendati demikian, APSI berharap ponsel yang dijual secara resmi dapat menghasilkan pendapatan tambahan bagi para vendor ponsel di Indonesia. Disamping itu, Hasan menagtakan konsumen lebih terproteksi karena menggunakan ponsel resmi yang sesuai aturan pemerintah.

"Kalau diproduksi resmi, konsumen lebih terproteksi. Asal-usul barangnya kapan diproduksi jelas lalu siapa produsennya juga jelas karena mereka sudah melalui proses izin sesuai peraturan pemerintah," imbuhnya.

APSI menilai aturan validasi IMEI bisa memberi kepastian bisnis bagi distribusi resmi. Adanya aturan ini bisa menekan peredaran ponsel dari pasar gelap yang tidak sehat bagi industri ponsel dalam negeri.

"Aturan IMEI hanya akan memberikan kestabilan dalam berbisnis. Saat ini, jika ada merek ponsel tertentu meluncurkan perangkat baru harganya sekian, lalu muncul ponsel bm yang harganya di bawah atau lebih murah maka vendor bakal terganggu," pungkasnya. (din/evn)