Respons Rudiantara Soal Nadiem Tinggalkan Gojek

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 06:00 WIB
Respons Rudiantara Soal Nadiem Tinggalkan Gojek Menkominfo Rudiantara (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rudiantara yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) merespons soal keputusan mantan CEO Gojek Nadiem Makarim yang telah melepas jabatan. Menurutnya, kepergian eks-CEO Gojek Nadiem Makarim akan menguntungkan Gojek.

Sebab, Rudiantara yakin bahwa Gojek tidak akan limbung seusai kepergian Nadiem. Pasalnya pengganti Nadiem, yaitu Kevin Aluwi & Andre Soelistyo dianggap Rudiantara berkapasitas untuk memimpin Gojek.

"Dengan berpindah, saya rasa tidak limbung, karena justru mendapatkan eksposur yang lebih besar secara nasional," kata Rudiantara saat ditemui di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (21/10).


Hal ini disampaikan Rudiantara terkait dengan pernyataan Nadiem, Senin (20/10). Kemarin Nadiem menyebut tidak lagi menjabat sebagai pemimpin Gojek . Hal ini disampaikan usai ia dipanggil oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Pemanggilan ini terkait dengan pemilihan Menteri

Selain itu, menurutnya pertimbangan para investor untuk mengucurkan dana bukan karena bisnis semata, tapi karena kepercayaan terhadap jajaran pendiri start-up itu.

Rudiantara mengatakan Nadiem disebut bisa menerapkan strategi moncer di Gojek untuk mengembangkan ekonomi digital Indonesia.

Rudiantara yakin Nadiem bisa berkreasi banyak di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin. Ia pun percaya Nadiem bisa memberikan ide baru dan memotong mata rantai yang tidak efisien.

Rudiantara yakin bahwa Nadiem memiliki keteguhan hati terkait visi dan misi untuk membangun atau menciptakan sesuatu. Hanya saja, Rudiantara mengingatkan agar Nadiem harus tetap berkompromi terkait masalah politis.

"Di pemerintah ada aspek politis. Aspek politis artinya kepada masyarakat. Kalau di Gojek lebih banyak ke aspek komersil," katanya. (jnp/eks)