Samsung Bakal Sematkan Exynos 990 pada Galaxy S11

Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Jumat, 25/10/2019 14:20 WIB
Samsung Bakal Sematkan Exynos 990 pada Galaxy S11 Foto: CNN Indonesia/Jonathan Patrick
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung menyebut pihaknya bakal menyematkan prosesor anyar Exynos 990 pada ponsel terbaru mereka, Samsung Galaxy S11 yang akan diperkenalkan pada Mobile World Congress 2020.

Prosesor baru itu ditenagai GPU Mali-G77 yang dapat meningkatkan efisiensi daya baterai hingga 20 persen dan menggunakan prosesor octa-core dengan empat inti ARM Cortex-A55, yang dipadukan dengan CPU Cortex-A76 ganda dan dual-core CPU.

Dilansir The Verge, Exynos 990 juga hadir dengan dukungan konektivitas 5G yang dilengkapi teknologi Exynos Modem 5123. Saat terhubung ke jaringan 5G, Samsung mengklaim kecepatan unduhan sebesar 5,1 Gbps sampai 7,35 Gbps.


Selain itu, prosesor ini disebut dapat mendukung resolusi gambar hingga 108MP yang didukung teknologi ISOCELL Bright HMX.
Selain itu, Samsung juga dikabarkan akan meningkatkan performa kameranya pada kondisi low light. Sebelumnya, teknologi kamera periskopik juga telah dirilis oleh kompetitor Samsung yaitu misalnya Huawei melalui ponsel P30 Pro dan OPPO Reno.

Tersiar kabar prosesor Exynos 990 bakal mulai diproduksi massal akhir tahun 2019, seperti dikutip The Inquirer. Menyoal spesifikasi Samsung Galaxy S11, Samsung disebut bakal menyematkan sensor kamera besar yakni 108MP dan lensa kamera yang dapat diperbesar hingga 5 kali.

Tech Radar sempat melaporkan Samsung Galaxy S11 ditenagai Qualcomm Snapdragon 865, namun rumor terbantahkan karena perusahaan bakal menyematkan prosesor Exynos 990.
Beralih ke kapasitas memori dan baterai, perusahaan telekomunikasi asal Korea Selatan itu akan menghadirkan RAM 12GB dan baterai sebesar 4.000 mAh.

Samsung Galaxy S11 juga dikabarkan akan memiliki sistem keamanan yang dapat membuat iPhone 11 ketinggalan zaman. Pasalnya saat ini Samsung telah mematenkan teknologi yang memungkinkan pembacaan sidik jari pengguna saat pengguna memasukkan PIN. Berarti, teknologi ini dapat menjalankan two-step verification (2FA) dalam satu langkah. (din/age)