Gaikindo Sudah 'Prediksi' Chevrolet Akan Pamit dari Indonesia

CNN Indonesia | Senin, 28/10/2019 16:19 WIB
Gaikindo Sudah 'Prediksi' Chevrolet Akan Pamit dari Indonesia Logo Chevrolet. (CNN Indonesia/Hafidz Mukti Ahmad)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi tidak terkejut mendengar kabar Chevrolet Indonesia yang akhirnya 'menyerah' dan hengkang dari industri otomotif dalam negeri.

Menurut Nangoi gelagat tersebut sudah terbaca, sebab performa merek Amerika Serikat tersebut di Tanah Air terus merosot.

"Tapi memang kami sudah dengar Chevrolet, karena market begitu kompetitif sehingga mereka rasanya produk [Chevrolet] kurang bersaing," kata Nangoi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (28/10).


Chevrolet, menurut Nangoi, sudah mulai memperlihatkan gejala bakal angkat kaki setelah memutuskan tidak lagi memproduksi produk otomotif di dalam negeri pada 2015.

Kala itu prinsipal Chevrolet, General Motors (GM), memutuskan menutup fasilitas produksi di Bekasi, Jawa Barat yang digunakan memproduksi Chevrolet Spin. Setelah pabrik tutup GM Indonesia berubah bisnis dari pemanufaktur menjadi importir.

Kemudian, Nangoi melihat penjualan Chevrolet di Indonesia tidak juga berbuah positif sampai sekarang. Penjualan terus tergerus kompetitor, terutama pemain Jepang yang terlihat makin agresif lantas disusul China yang menanamkan investasi besar.

"Kami melihat dulu memproduksi di Indonesia tapi akhirnya impor, itu sudah terlihat. Terus penjualan juga volumenya mengecil. Karena kalau penjualan makin kecil ya makin berat. Itu makin sulit buat produsen beroperasi," katanya.

Nangoi mengatakan Chevrolet diharapkan tidak lama meninggalkan Indonesia. Usai menemukan strategi dan produk yang sesuai untuk pasar Tanah Air, dikatakan semoga Chevrolet bisa mengaspal kembali.

Nangoi optimistis Indonesia bakal kedatangan pemain baru sebagai pengganti Chevrolet untuk meramaikan industri otomotif dalam negeri.

"Sayang juga kehilangan satu merek. Tapi ya secara keseluruhan otomotif Indonesia, satu hilang biasanya akan berganti akan nongol lagi [merek lain]," kata Nangoi.

GM hari ini menyatakan resmi akan menghentikan penjualan mobil di Indonesia pada akhir Maret 2020. Di Indonesia GM menjual mobil merek Chevrolet yang tersedia dalam empat model, yaitu hatchback Spark, crossover Trax, SUV Trailblazer, dan pikap Colorado.

Sebelum Chevrolet, Ford yang sama sama-sama berasal dari Amerika Serikat, telah lebih dahulu mengundurkan diri dari Indonesia pada 2016. (ray/fea)